Soal Pemberhentian Dirut Perumda Cilegon Mandiri, Helldy: Kami Hanya Menjalankan LHP Inspektorat Provinsi Banten

Wali Kota Cilegon
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memberikan keterangan terkait pemberhentian Dirut Perumda Cilegon Mandiri. (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon angkat bicara terkait pemberhentian Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Cilegon Mandiri, Taufiqurrohman dari jabatannya.

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) pada Perumda Cilegon Mandiri mengatakan, keputusan pemberhentian Taufiq dari jabatannya tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Provinsi Banten.

“Kami hanya menjalankan LHP hasil temuan dari Inspektorat Banten yang harus dijalankan, kami tidak bisa memperlambat hasil daripada LHP ini,” katanya, Senin (18/9/2023).

Menurut Helldy, persoalan pemberhentian Taufiq dari jabatannya itu juga salah satunya berdasarkan Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum.

“Karena dalam Pasal 15 Ayat 2 huruf E Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 saudara Taufiqurrohman sudah mencapai batas usia 60 tahun sehingga tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai Perumda Air Minum Cilegon Mandiri,” ungkapnya.

Helldy mengaku, pihaknya pernah dipanggil oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri) bersama Inspektorat Provinsi Banten membahas terkait persoalan tersebut.

Editor :Rizal Fauzi

Tags

Bagikan Artikel

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Scroll to Top