Kamis, 23 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Peneliti Sebut Kandungan Perasa Jadi Pendorong Makin Banyak Anak Muda Merokok

, and

| 9 Juli 2023

| 09:05 WIB

Rokok
Ilustrasi berhenti merokok. (FOTO: FREEPIK).

EKBISBANTEN.COM – Penggunaan rokok untuk kalangan anak muda semakin masif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk Indonesia dengan usia lebih dari lima tahun yang merokok sebesar 23,25 persen.

Rupanya, penggunaan rokok tersebut berkaitan dengan kandungan bahan perasa di sejumlah rokok tembakau kretek maupun putih. Mirisnya lagi, ini diyakini sebagai salah satu faktor tren perokok di usia muda tak bisa dihindari.

Riset terkait penggunaan rokok di Indonesia yang dirilis jurnal BMJ menunjukkan keterkaitan di antara keduanya.

Hal ini juga mengacu pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menekankan bahan kimia perasa teridentifikasi sebagai promosi penggunaan tembakau.

Para peneliti di Institute of Global Tobacco Control Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menemukan beberapa jenis rokok di Indonesia memiliki kadar perasa kimia yang tinggi.

“Keberadaan berbagai macam perasa dan ketersediaannya yang luas ini mengkhawatirkan bukan hanya karena senyawa perasa memiliki kaitan dengan berbagai masalah kesehatan (seperti edema paru-paru berdarah, infeksi saluran pernafasan dan peradangan akut), tetapi juga karena adanya variasi rasa ini mendorong penggunaan dan memperluas pasar konsumen produk tembakau yang mematikan,” kata para ahli.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top