Sabtu, 13 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Berkolaborasi dengan Pemkot Serang, DPD REI Banten Targetkan 10.000 Rumah Subsidi

Admin

| 20 Juli 2023

| 14:30 WIB

Wali Kota Serang
Wali Kota Serang meresmikan Kantor Sekretariat DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten yang bertempat di Ruko Sukses 2 Kota Serang. (FOTO: PROKOPIMSETDA).

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kantor Sekretariat DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten yang bertempat di Ruko Sukses 2 Kota Serang diresmikan oleh Wali Kota Serang Syafrudin, Kamis (20/7).

Dalam kegiatan peresmian tersebut, Syafrudin didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang Novriadi Eka Putra.

Dalam kesempatannya, Ketua DPD REI Banten Roni H Adali mengatakan, saat ini DPD REI Banten memiliki komitmen membantu masyarakat melalui target penjualan sekitar 10.000 rumah subsidi.

Di mana untuk mewujudkan itu semua, diperlukan adanya komitmen, kolaborasi dan koordinasi dari berbagai pihak.

“Tentu target tersebut bisa tercapai jika kita bisa meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, sinergritas yang terus dijaga, menigkatkan kualitas mental dan kompetensi para pengembang juga mendongkrak penjualan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin juga menyampaikan bahwa perkembangan perumahan di Kota Serang sangat berpengaruh bagi pembangunan di Kota Serang.

“Peresmian ini tentunya merupakan sebuah langkah perubahan yang cukup luar biasa bagi Kota Serang, karena Kota Serang tidak memiliki pabrik, perusahaan besar jadi PAD kita hanya didapat dari Barang dan Jasa salah satunya Perumahan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada REI Banten agar bisa berkoordinasi dengan para pengembang untuk menyerahkan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) nya, jika pihak pengembang tidak sanggup atau sudah selesai dalam membangun dan tidak mampu untuk mengurus kembali,

“Saya harap, melalui REI Banten bisa berkoordinasi dengan para Pengembang dan berkolaborasi dengan Pemerintah dalam penyerahan Fasus dan Fasum perumahan yang sudah tidak dilanjutkan perawatannya oleh pengembang,” jelasnya.

“Saya juga berharap kepada para pengusaha atau pengembang jika sudah selesai dalam membangun perumahan dan tidak sanggup mengurus baik fasus dan fasum agar segera serahkan PSU nya kepada Pemkot, agar kami Pemerintah yang melanjutkan perawatan fasilitas untuk masyarakat,” sambung Syafrudin.*

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top