PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Salah satu rumah warga di Kompleks Karang Indah, Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang diduga dijadikan rumah ibadah umat Kristiani atau Gereja viral di media sosial Tiktok.
Menanggapi hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengaku, dirinya bersama Kapolres dan unsur pimpinan Musyarawah Kecamatan (Muspika) langsung gerak cepat mendatangi rumah yang diduga dijadikan gereja.
“Iya semalem (datang ke lokasi) pas di video sosial ramai ada unggahan (Pandeglang ada Gereja). Alhamdulillah kami bersama Pak Kapolres, Camat, lurah dan masyarakat setempat di sana dengan pimpinan Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB) di bawah asuahan Abuya Muhtadi Cidahu,” kata Ali Fahmi Sumanta kepada Ekbisbanten.com melalui sambungan telepon seluler, Senin (15/4/2024).
BACA: Viral Rumah Warga di Pandeglang Diduga Dijadikan Tempat Ibadah Umat Kristiani
Ia mengatakan, berdasarkan temuannya di lapangan dan pengakuan sang pemilik rumah, rumah tersebut tidak dijadikan sebagai gereja.
“Jadi Yang diviralkan (ada) berdiri gereja. Tapi ternyata tidak ada,” katanya.
“Kita datang ke lokasi untuk menjaga kondusifitas. meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Karena dari video yang diunggah berdiri gereja. Tapi ternyata kita klarifikasi ke lapangan itu tidak ada gereja,” sambung Ali Fahmi.
BACA: Viral di Grup WhatsApp Video Pandeglang Punya Gereja, Ini Kejadian Sebenarnya
Untuk itu pihaknya berharap, masyarakat di Kabupaten Pandeglang tidak terprofokasi dengan unggan video yang viral di media sosoal tersebut.
“Kita datang ke lokasi itu supaya tidak terprofokasi dengan adanya berita-berita itu. Kalau untuk ibadah di rumah pribadi dia sendiri silahkan. Tapi jangan sampai dijadikan gereja. Kemarin (pemilik rumah) sudah memberikan pernyataan dari yang bersangkutan. Ini yang kita sikapi,” tambah Ali Fahmi.
Dari video yang diunggah dan beredar di media sosial dan wahtsapp group, oknum pengunggah menarasikan bahwa gereja kini sudah ada di tiap-tiap kabupaten/kota di Banten.
“Yang jelas kita mengantisipasi karena ini kaitannya konten ini dibuat di tiap-tiap kabupaten. Jadi ini khawatir memancing amarah warga. Di kita kan mayoritas muslim. Ini yang kita tindak lanjuti awal dulu dengan Pak Kapolres dan seluruh jajaran, camat, lurah dan RT serta masyarakat setempat guna menjaga kondusifitas supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan atau provokasi,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, warga Pandeglang digegerkan dengan beredarnya video berdirinya gereja di salah satu kampung di Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang.
Video viral itu diunggah oleh akun Tiktok @ka.lidi. ia menyatakan bahwa, di Kabupaten Pandeglang kini sudah memiliki Gereja atau rumah ibadah bagi umat kristiani.
Sebuah video viral di grup WhatsApp menampilkan seorang influencer yang memperlihatkan sebuah gereja di Kabupaten Pandeglang.
Video berdurasi 5 menit 4 detik tersebut diunggah di media sosial Tiktok @ka.lidi yang merupakan akun kedua milik aktris Lusy Daiva.
Dalam video itu, mulanya Lusy bertanya kepada para pengikutnya di Tiktok. “Siapa yang mengatakan jika di Pandeglang tidak ada Gereja?,” katanya.
“Puji Tuhan, kita sudah ada di sini, di daerah Karang Tanjung. Ini adalah salah satu Gereja yang Tuhan berkati di sini. Yuk kita lihat yuk,” sambungnya.***