Jumat, 14 Juni 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Oknum Lurah di Kota Serang Diduga Lecehkan ASN, Begini Kronologinya

Mahyadi Restu Gibran

| 27 Maret 2024

| 19:30 WIB

Ilustrasi pelecehan seksual

“Saat itu saya langsung lari keluar ke mobil Edukasi BJB dan menelepon suami saya dan bilang jemput sekarang. Saat itu dia ngejar dengan alasan casan ketinggalan,” katanya. 

Dengan perasaan takut dan trauma saat itu dirinya tidak berani untuk bercerita kepada siapapun termasuk yang ada di mobil Edukasi BJB. 

“Kemudian saya dijemput suami saya. Pas di rumah terduga pelaku  WhatsApp dan bilang minta maaf,” ujarnya. 

Tak lama, setelah korban menceritakan kejadian pilu itu ke suaminya. Korban dan suami langsung mendatangi kantor kelurahan untuk melakukan klarifikasi. 

“Akhirnya saya sama suami saya mendatangi kelurahan waktu itu keadaan di kantor kelurahan ada pegawai honorer satu orang,” katanya. 

Korban dan suami lantas menanyakan oknum lurah tersebut kepada pegawai, dan mengatakan oknum lurah masih berada pasar.

“Tapi gak nyampe satu menit pak Lurah telpon balik, bilang ada apa Bu, saya bilang saya ada di kantor, saya tunggu disini ada yang mau saya bicarakan,” katanya. 

Karena tidak ada penyelesaian diantara korban dan pelaku, maka pada tanggal 27 Desember 2023, korban melakukan pelaporan ke Polda Banten. 

Kemudian pada tanggal 28 Desember 2023 korban juga juga melakukan pelaporan ke BKPSDM.

“Laporan secara tertulis cuma emang sejak laporan agak lama direspon, maka saya juga laporan ke Inspektorat,” katanya. 

“Pada tanggal  21 Maret 2024 saya dikonfrontir oleh oknumnya, tidak mengakui sama sekali,” ujar korban dengan nada sedih. 

Dirinya berharap BKPSDM dan inspektorat memberikan hukuman yang setimpal bukan hanya hukuman etik. 

“Tidak habis pikir kenapa dia tidak mau mengakui perbuatannya. Kalau Emang hukumannya hanya sebatas etika saya tidak terima sama sekali,” katanya. 

Sementara itu kepala Dinas DisperindagkopUKM Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan pihaknya meminta kepada BKPSDM untuk serius mengusut peristiwa ini.***

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top