Selasa, 21 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Kantor BRI Cabang Serang Digeruduk Massa Tuntut Raibnya Uang Nasabah Rp283 Juta

Ismatullah

| 6 Mei 2024

| 17:00 WIB

Ratusan mass aksi melakukan unjuk rasa di depan kantor BRI Cabang Serang, Senin (6/5/2024). (Foto: Ismatullah/Ekbisbanten.com)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Elemen masyarakat dari Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) dan Persatuan Pendekar Macan Kulon Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kantor BRI Cabang Serang hari ini. Mereka menuntut BRI Cabang Serang bertanggungjawab atas dugaan hilangnya uang nasabah senilai Rp283 juta di BRI tersebut.

Pantauan Ekbisbanten.com pukul 11.03 WIB, massa aksi tiba di Kantor BRI Cabang Serang dengan membawa satu unit kendaraan truk dan satu mobil losbak berisi pengeras suara.

Tak hanya melakukan orasi, massa aksi juga memblokir pintu gerbang BRI Cabang Serang hingga pukul 16.00 WIB. Akibatnya layanan operasional BRI Cabang Serang terhenti dan tak dapat memberikan pelayanan kepada nasabah.

BACA: Wacana Perpanjangan Jabatan Al Muktabar Sebagai Pj Gubernur Banten Tuai Kritikan Pedas

Massa aksi yang menuntut ganti rugi atas raibnya uang nasabah BRI tersebut sempat diterima untuk berdialog dengan Pimpinan BRI Cabang Serang. Namun sayang, dialog dan permintaan pertanggungjawaban dari korban tak menemui titik temu.

Aksi demonstrasi ini sendiri dikawal oleh belasan Polisi.

Ketua KKPMP Provinsi Banten M Jeri Kaspor mengatakan, aksi demonstrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan, karena pihak BRI Cabang Serang tidak mau bertanggungjawab atas dugaan hilangnya uang nasabah BRI senilai Rp283 juta.

BACA: Silaturahmi KDEKS, Al Muktabar Sebut Banten Berpotensi Jadi Pusat Keuangan dan Ekonomi Syariah

“Jadi BRI tidak mau tanggungjawab. Malah BRI menyarankan agar nasabah melaporkan kepada pihak berwajib. Jadi pertemuan dengan pihak BRI pun tidak ada titik temu,” ujar M Jeri Kaspor, Senin (6/5/2024).

Ia menceritakan, uang nasabah BRI yang raib tersebut dialami warga atas nama Darsana, asal Pamengkang kabupaten Serang Banten. Uang nasabah BRI itu hilang pada bulan Maret lalu sebesar Rp283 juta.

“Uang itu merupakan hasil penjualan gabah ke PT Wilmar namun tiba tiba uang di Mbanking BRI tersebut hilang,” katanya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top