Rabu, 22 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Tingkatkan Keamanan Pelanggan, Operator Seluler Indonesia Hadirkan Layanan Ini

Budi Man

| 22 Februari 2024

| 12:00 WIB

Ilustrasi kolaborasi operator seluler di Indonesia menghadirkan layanan kemanan pelanggan. Foto: Dwi P/XL Axiata.

Sementara itu, Director & Chief Enterprise Business & Corporate Affairs Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya menambahkan, Harmonisasi Telco API dicapai melalui kerja yang cepat dan tangkas dengan dukungan dokumentasi yang mudah dipahami pengembang. 

“CAMARA memungkinkan akses yang terstandarisasi mudah dan lancar dengan penyederhanaan kompleksitas jaringan telekomunikasi melalui Telco API dan membuat Telco API tersebut tersedia di berbagai jaringan telekomunikasi dan negara,” katanya. 

Lalu Chief of New Business Development Smartfren for Business, Hermansyah juga menambahkan, kolaborasi ini mencerminkan semangat perusahaannya untuk bersama-sama menjalankan inovasi yang dapat mendukung kemajuan dan digitalisasi di Indonesia.

“API tersebut akan sangat memudahkan interoperabilitas antar sistem, karena pelanggan perorangan atau perusahaan cukup menggunakan satu antarmuka untuk terhubung ke sistem operator-operator di tanah air,” terangnya. 

Terakhir, Director General GSMA Mats Granryd menyampaikan, dirinya sangat antusias melihat Indonesia, sebagai salah satu pasar seluler terbesar di dunia. Hal ini mendorong inovasi digital melalui inisiatif GSMA Open Gateway. 

“Langkah ini akan menghadirkan layanan digital terkini dan teknologi yang memukau pasar dengan lebih cepat, dan juga akan membantu develover aplikasi dan komunitas teknologi di negara ini untuk mengakses pasar baru serta menawarkan layanannya kepada pelanggan di seluruh dunia,” tukasnya. 

Pemanfaatan inisiatif GSMA Open Gateway ini sangat berguna untuk mengembangkan berbagai solusi. Dengan hadirnya kolaborasi bersama ini, seluruh operator diharapkan dapat berkontribusi mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia secara berkelanjutan, serta mampu menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui beragam solusi yang lebih cepat, aman, dan mudah dalam mendukung gaya hidup digital serta adopsi teknologi terkini.

Sebagai informasi, inisiatif GSMA Open Gateway diluncurkan pada Februari 2023 oleh industri operator seluler dan GSMA – sebuah asosiasi global yang menyatukan operator seluler, perusahaan teknologi, dan industri terkait. 

Sebanyak 42 kelompok operator seluler di seluruh dunia, mewakili 237 jaringan seluler dan 65 persen koneksi seluler global, kini menjadi bagian dari inisiatif GSMA Open Gateway.

Kerangka open source ini memastikan akses yang konsisten dan dapat dioperasikan ke jaringan seluler melalui repositori CAMARA berbasis standar, sebuah proyek Linux Foundation yang bertujuan untuk mendefinisikan, mengembangkan, dan menguji API.

Upaya kolaboratif ini oleh operator Indonesia bertujuan untuk memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada kemajuan ekosistem digital nasional.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top