Mendag Dorong Percepatan UMKM di Indonesia Lewat Ritel Modern

| Minggu, 5 Maret 2023

| 16:07 WIB

Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan saat mengisi dialog Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Tegal, Sabtu (4/3/2023). (Foto: Biro Humas Kementerian Perdagangan)

EKBISBANTEN.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Zulkifli Hasan, sedang mempersiapkan ekosistem guna memajukan dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui ritel modern.

“Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sedang menyiapkan sebuah ekosistem pengembangan UMKM. Dengan terbentuknya ekosistem tersebut, nantinya akan mempertemukan UMKM dengan ritel modern dan perusahaan grosir besar, membangun kapasitas pemasaran digital dan penjualan daring, serta keterlibatan perbankan dalam pembiayaan dan permodalan UMKM,”papar Zulkifli saat menghadiri Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Tegal, Sabtu (4/3/2023).

Zulkifli melanjutkan, pelaku UMKM diberi kesempatan untuk memasukkan beberapa produknya ke jaringan gerai ritel modern.

“Sebaliknya, ritel modern dan perusahaan grosir besar mendapat kesempatan memasok produk kebutuhan harian kepada pelaku UMKM yang memiliki warung. Harga jual produk kebutuhan harian masyarakat yang dijual di warung UMKM akan lebih bersaing,” imbuhnya

Selain itu, Mendag juga mengajak pelaku UMKM agar memanfaatkan pemasaran digital dan penjualan produk secara daring melalui berbagai platform. Hal tersebut membuat pelaku UMKM dapat mengenalkan produknya kepada calon konsumen potensial di daerah lain bahkan hingga mancanegara.

“Hal ini merupakan peluang yang dapat memberikan dampak dan manfaat besar ke depan,” ujarnya.

Soal pembiayaan, Zulkifli Hasan mengklaim telah berkoordinasi dengan
institusi dan lembaga perbankan terkait permodalan bagi UMKM. Permodalan akan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan tingkat suku bunga per tahun
yang relatif terjangkau.

Untuk UMKM yang memiliki potensi, saat ini peluang ekspor semakin terbuka lebar.
Mengingat Kemdag secara berkelanjutan melakukan kegiatan promosi, misi dagang, dan berbagai kerja sama perdagangan internasional. Beraneka ragamnya produk UMKM yang ada, membuat peluang tersebut semakin terbuka lebar.

Masih kata Zulkifli, pemerintah memiliki harapan besar kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk mampu terus menciptakan para wirausaha yang unggul dan berkualitas.

“Ini semua tentu menjadi peluang bagi para pelaku UMKM di Jawa Tengah untuk terus berkontribusi bagi perdagangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tandasnya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top