Sabtu, 18 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Kantor UPP Kelas III Labuhan Sosialisasi Pembersihan Sampah di Pesisir Pantai Ujung Kulon

Admin

| 22 Juli 2023

| 16:53 WIB

Kantor UPP Kelas III Pelabuhan Kegiatan sosialisasi pembersihan sampah non organik dan kerangka kapal di wilayah koservasi Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dan pulau di Banten. (FOTO/ DOK. KANTOR UPP KELAS III PELABUHAN)

Ia juga mengatakan pentingnya keselamatan jiwa dilaut, serta pentingnya perlindungan lingkungan maritim.

Polhut Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Agus Fatlas mengatakan perairan TNUK mencapai 44.337 H yang meliputi semenanjung Ujung Kulon.

Kata dia, sampah yang ditemukan di TNUK tidak hanya besi dari bangkai kapal, akan tetapi ditemukan juga sampah plastik.

“Temuan sampah tidak hanya besi, tetapi juga plastik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan sampah yang berada di TNUK juga berasal dari luar, hal itu dikarenakan sampah terbawa arus laut. oleh karena itu, diperlukan penanganan khusus sampah dari luar.

“Terkadang sampah juga datang dari luar juga ke TNUK karena dari arus laut ini ngumpul sekitar pantai panaikan sehingga ini juga perlu khusus penanganan sampah dari luar,” katanya.

“Juga dari kapal yang membuang sampah, yang saya khawatirkan sampah berbahaya sehingga mengganggu kelestarian TNUK,” sambungnya.

Sementara itu, Lembaga Penjaga Pesisir dan Pulau Pulau Banten (LP3B) Galih Artaminata Kusuma mengatakan untuk menangani masalah sampah di sepanjang pantai kawasan dan pulau-pulau yang masuk TNUK bukan perkara mudah. Sebab, keterbatasan alat dan SDM sangat mempengaruhi penanganan masalah ini.

“Tujuannya agar Kawasan TNUK tetap bersih. Namun itu tadi diluar dari keinginan kita ternyata sampah banyak terdampar di tepi pantainya yang diduga dari ulah tangan manusia buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top