Jaringan XL Axiata Jangkau 5.102 Desa di Provinsi Aceh

24
Teknisi XL Axiata sedang bekerja di atas tower BTS (Base Transceiver Station) yang berdiri di Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Jumat (16/7). Saat ini jaringan 4G XL Axiata telah menjangkau total 5.102 desa atau 73% dari desa yang ada di Provinsi Aceh. Jaringan XL Axiata tersebut didukung sekitar 1.850 BTS, termasuk di antaranya 825 BTS 4G. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH, EKBISBANTEN.COM – Jaringan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) saat ini telah menjangkau 193 kecamatan atau 68 persen dari keseluruh kecamatan yang ada di 23 kota/kabupaten, serta menjangkau total 5.102 desa atau 73 persen dari desa yang ada di Provinsi Aceh.

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi mengatakan, penguatan jaringan dilakukan, baik untuk meningkatkan kualitas layanan di area yang sudah ada, maupun perluasan ke area-area baru, termasuk di pulau-pulau sekitar.

 “Trafik penggunaan layanan data terus tumbuh sekitar 138 persen dalam dua tahun terakhir di seluruh wilayah Aceh. Untuk itu kami juga berusaha memperluas jaringan di semua area, termasuk di pedalaman, seperti Aceh Tengah, Naga Raya, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Tenggara, dan Bener Meriah, karena keberadaan layanan data dan telekomunikasi di sana sangat urgen untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat. Dalam setahun terakhir ada penambahan BTS kurang lebih 73 BTS 4G di seluruh provinsi,” kata Desy Sari Dewi dalam keterangan tertulis, kemarin.

Desi menyebut, dalam dua tahun terakhir, peningkatan trafik tertinggi terutama terjadi di wilayah Bireuen, Aceh Besar, dan Kota Banda Aceh. Di ketiga area itu, trafik meningkat antara 105 persen hingga 154 persen.

“Karena itu, penguatan jaringan juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Khusus area Kabupaten Pidie telah dilakukan penambahan 38 BTS 4G,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan trafik data tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas digital masyarakat yang semakin menjadi bagian dari keseharian mereka. Selain itu, jumlah pelanggan di seluruh wilayah Aceh juga terus bertambah, di mana saat ini tercatat lebih dari 325 ribu pelanggan.

Untuk menopang layanan di seluruh wilayah Provinsi Aceh, XL Axiata total mengoperasikan lebih dari 1.850 BTS, termasuk sekitar 825 BTS 4G dan 635 BTS 3G. Jumlah tersebut juga sudah termasuk BTS yang melayani pelanggan di pulau-pulau terpencil seperti Simeulue, Sabang, Breuh, dan Nasi, yang semuanya berada di perairan Samudera Hindia.

“Bagi kami, Provinsi Aceh sangat menantang. Wilayahnya cukup luas dengan medan yang tidak mudah untuk bisa menggelar jaringan. Banyak area yang cukup terpencil, baik yang di kepulauan maupun di daratan. Beberapa kabupaten juga ada lokasi yang bisa kita kategorikan pedalaman. Meskipun demikian, kami tidak ragu untuk terus memperluas jaringan di sini, sebagai dukungan pada visi pemerintah untuk percepatan sekaligus pemerataan pembangunan,” lanjut Desy.

Selain itu, Desy juga tidak ragu meyakinkan masyarakat Aceh untuk menggunakan layanan XL Axiata karena upaya penguatan jaringan akan terus dilakukan sepanjang tahun, baik untuk meningkatkan kualitas sinyal di area yang sudah terlayani, maupun perluasan ke area-area baru.

“Dari sisi produk, XL Axiata menyediakan paket-paket layanan data melalui kartu XL dan AXIS yang disesuaikan dengan kebutuhan beragam segmen pelanggan,” pungkasnya. (*/ismet)