Minggu, 16 Juni 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Dua Warga Kabupaten Serang Dirawat Akibat Kencing Tikus

Raden Warna and

| 6 Februari 2023

| 14:57 WIB

Tikus Salah satu hewan pembawa virus Leptospirosis. (Foto/whatnowid)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan guna mencegah virus berbahaya Leptospirosis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Serang Dr. Istianah mengatakan, virus ini menular dari urine (air kencing) tikus. Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lender,
mata, hidung, kulit lecet, dan makanan.

“Pada saat sesudah banjir karena air got naik dan mengotori rumah virus ini bisa menyebar, jadi harus jaga kesehatan,” kata Isti, Senin (6/2/2023).

Isti melanjutkan, selama tahun 2023 dua warga Kabupaten Serang dari Kecamatan Ciruas dan Waringin Kurung terjangkit virus Leptospirosis.

“Sudah ada dua yang teridentifikasi virus ini. Kasus selama tahun 2022 sebanyak 5 kasus di kecamatan Carenang, Cikande Tanara, Pamarayan, Ciruas, dan Kramat Watu. Setiap tahun juga ada, sejak tahun 2017 sudah ada virus ini.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top