Dampak El Nino, 949 Hektar Sawah di Banten Alami Kekeringan

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid usai diskusi di Sekretariat Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (10/8/2023). Foto: Budiman/Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mencatat, terdapat 949 hektare tanaman padi di sekitar Banten yang mengalami kekeringan. Kondisi itu terjadi akibat dampak fenomena El Nino yang terjadi di Provinsi Banten.

Untuk diketahui, El Nino merupakan fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya.

Kepala Distan Provinsi Banten Agus M. Tauchid mengatakan data pada tanggal 9 Agustus 2023, terdapat 949 hektare lahan tanaman padi di Provinsi Banten mengalami kekeringan. Terdapat beberapa tingkatan dalam kekeringan seperti ringan sedang dan berat. Kata Agus 920 hektare mengalami kekeringan ringan, 23 hektare kekeringan sedang dan 6 hektare kekeringan berat.

“Kekeringan tanaman padi terjadi merata di seluruh wilayah Provinsi Banten, namun yang paling banyak terjadi di Kabupaten Pandeglang dan Lebak,” kata Agus usai diskusi di Sekretariat Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (10/8/2023).

Agus memaparkan, kondisi kekeringan yang terjadi begitu cepat dalam kurun waktu tiga hari sebelumnya. Tercatat pada 7 Agustus, jumlah tanaman padi yang mengalami kekeringan mencapai 639 hektare, lalu pada hari berikutnya 8 Agustus, terjadi peningkatan sebesar 794 hektare.

Tags

Bagikan Artikel

Scroll to Top