Sabtu, 18 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Catatan M. Chairul Arifin: Cowboy

M. Chairul Arifin

| 18 April 2024

| 11:36 WIB

Ilustrasi Cowboy. (Foto: Freepik.com/freepik)

Oleh: M. Chairul Arifin
Penulis merupakan Purnabakti Kementerian Pertanian sekaligus Alumni Universitas Airlangga (UNAIR)

Kata dan istilah Cowboy mengacu kepada seorang lelaki penunggang kuda, penggembala sapi yang menggiring ternak sapi dan kuda di padang rumput luas di Amerika Utara, perbatasan Amerika dan Canada di tahun 1500 an. Selain menggembalakan dia terampil menunggang kuda juga bertanggung jawab terhadap keamanan, kesehatan ternak yang digembalakannya.

Kisah Cowboy lantas mengingatkan saya di jaman saya masa SMP yang telah membaca serial buku petualangan imajinatif Karl May di padang Alaska, tentang kepala Suku Indian Apache, Winnetou dengan sahabat nya orang kulit putih yang pintar mengayunkan lengan kirinya untuk memukul musuhnya Old Shatterhand. Petualangan Winnetou dan Old Shatterhand ini terus diceritakan termasuk kuda yang dinaikinya.

Gambaran Cowboy ini sekarang dilengkapi dengan pakaian dan berbagai aksessorinya termasuk topi lebar khasnya, sepatu boot dan bandana nya itu. Gambaran ini kemudian digambarkan sebagai Sheriff yaitu kepala Keamanan yang bertugas mendamaikan dan menyelesaikan perselisihan antar geng di berbagai cafe di Amerika. Jadi menjadi Sberiff itu adalah pekerjaan berat tapi disegani di berbagai daerah pergolakan di Amerika pada jamannya karena dipilih melalui pemilihan umum Daerah (pilkada)

Cowboy populer di Amerika, sejak imigran bangsa Spanyol yang datang ke Amerika di abad 16 dan mereka kemudian membentuk koloni baru seperti di daerah New Mexico, Texas dan Arizona. Di daerah ini orang Spanyol membawa budaya beternak dengan penggembala nya yang pada mulanya disebut sebagai Vaqareous. (Vacca artinya sapi dalam bahasa Spanyol). Budaya beternak dengan penggembala ini akhirnya meluas sering pula datangnya bangsa-bangsa Eropa lainnya termasuk Inggris dan Perancis hingga akhirnya kata Cowboy meluas dan menjadi terkenal.

Pekatik

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top