Senada diungkapkan Regional Manager Banten, Reza Pratama. Dalam paparannya Reza mengatakan telah memiliki 13 cabang di Provinsi Banten. Dan Biznet sendiri memiliki komitmen dalam membangun infrastruktur modern, untuk mengurangi kesenjangan digital antara Indonesia dengan negara berkembang lainnya.
“Biznet berdiri pada tahun 2000 dan mulai menghadirkan internet dan jaringan berbasis Fiber Optic pada tahun 2005 di area Sudirman CBD menggunakan Teknologi Ethernet dengan konfigurasi ring,” jelas Reza.
“Tahun ini, total panjang kabel Fiber Optic yang telah kami pasang sepanjang 85 ribu KM, Home Pass untuk jaringan Biznet Home sebanyak 22 ribu. Dan untuk wilayah Banten sendiri, Biznet saat ini tersedia di 138 Kelurahan dengan lebih dari 117.500 Home Pass dari 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten,” sambung Reza.
Reza menyebut, jika Biznet telah menghadirkan beragam inovasi terbaru salah satunya dengan menambah Bandwidth pada layanan Biznet Home hingga 250 Mbps. Kemudian, Biznet terus melakukan perluasan untuk menjangkaukota hingga kabupaten di Indonesia, termasuk di wilayah Banten.
“Kita menyediakan tiga layanan untuk masyarakat, yang pertama Biznet Home dengan harga Rp. 375 ribu, Small Medium Business (SMB) dengan harga Rp1 juta, dan Enterprise Dedicated Internet dengan harga Rp. 6 juta. Biznet juga menjadi provider tercepat di Indonesia, berdasarkan Netflix ISP Index 2023,” tandasnya.***