Sabtu, 18 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Atasi Polusi Udara, Ganjil-Genap Kendaraan Diperluas Hingga Tangerang Raya

Budi Man

| 29 Agustus 2023

| 15:36 WIB

Ilustrasi ganjil-genap. Foto: Humas Polri

“Kita harus satu kawasan satu Jabodetabek, tidak bisa terpisahkan makanya Jakarta konsepnya gimana,” sambungnya.

Sedangkan untuk industri, Al Muktabar mengupayakan teknologi scrubber sebagai salah satu pendekatan untuk menurunkan polusi dari cerobong asap pabrik. Teknologi itu akan digunakan pada sekitar tujuh industri yang ada di wilayah Tangerang

Selain teknologi, untuk jangka panjang sesuai arahan Presiden seoptimal mungkin menanam pohon dengan bibit yang sudah kuat atau sudah besar. Penanaman akan digencarkan saat memasuki musim hujan, serta merawat pohon-pohon yang ada.

Masyarakat juga, tuturnya, diimbau untuk memakai masker seperti saat terjadi covid-19 beberapa tahun lalu.

Kemudian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam siaran persnya, tengah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi meningkatnya penyakit gangguan pernapasan imbas pencemaran udara. Ada enam penyakit gangguan pernapasan yang paling banyak dialami masyarakat, yaitu pneumonia, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), asma, kanker paru, tuberkulosis, dan penyakit paru obstuksi kronis (PPOK).

“Kita laporkan bahwa keenam penyakit yang disebabkan karena gangguan pernapasan ini beban BPJS-nya tahun lalu Rp10 triliun dan kalau melihat trennya di 2023 naik, terutama ISPA dan pneumonia, ini kemungkinan juga akan naik. Memang perlu kita sampaikan di sini, yang top 3-nya itu adalah infeksi paru atau pneumonia, infeksi saluran pernapasan yang di atas, kemudian asma. Ini totalnya sekitar Rp8 triliun dari Rp10 triliun yang tadi yang enam,” ujar Budi usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top