Wow! Jumlah Investor Saham di Banten Meningkat 76 Persen

39
Salah satu investor memantau chart pergerakan harga saham yang diperdagangkan pada Selasa (16/3). (Foto: Abdul Rohman /Ekbisbanten.com)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Banten mencatat, jumlah investor saham di Provinsi Banten mencapai 21.969 orang atau meningkat sebesar 76 persen selama Januari hingga Februari 2021.

“Baru awal tahun 2021 hingga bulan Februari ini bertambah 76 persen atau sebanyak 21.969 investor,” ujar Kepala BEI Banten Fadly Fatah saat dihubungi Ekbisbanten.com, Selasa (16/3).

Fadly mengatakan, peningkatan tersebut disebabkan lantaran makin tingginya penggunaan internet yang dilakukan masyarakat selama masa pandemi.

“Kita sangat gembira menyambut perkembangan signifikan dari investor pasar modal Indonesia, ini merupakan lompatan besar bagi industri pasar modal pada khususnya dan bagi perekonomian Indonesia pada umumnya,” kata Fadly.

Lebih rinci lagi Fadly menuturkan, jumlah investor saham di Banten sejak tahun 2019 terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Baca juga: Investor Pasar Modal Indonesia Meningkat, BEI Lakukan Empat Inovasi Berikut

“Kami mencatat pada tahun 2019 ada 15.983 investor, kemudian meningkat 179 persen pada tahun 2020 menjadi 28.730 investor,” katanya.

Dikatakan Fadly, untuk semua emiten saham perusahaan yang tercatat adalah konstituen Bursa Efek Indonesia.

“Kami berharap semua perusahaan yg sudah Initial Public Offering (IPO) memiliki tata kelola yang baik atau good corporate goverment (GCG) dari sebelumnya pada saat masih menjadi perusahaan tertutup dan memiliki going concern atau prospek yg cerah kedepannya, tanpa terkecuali,” tegas Fadly.

Fadly juga mengimbau kepada investor baru supaya terus mendalami dan belajar mengejai dunia saham dan pasar modal Indonesia.

“Belajar belajar dan belajar. Jangan sampai beli saham asal-asalan, ikut-ikutan dan berspekulasi. Ikut sekolah pasar modal yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia dan cari tau sebanyak mungkin tentang informasi perusahaan yang akan dibeli,” tutup Fadly. (Raden)

Editor: Ismatullah