WH Optimis, Pendapatan Pajak Banten Mampu Bersaing Dengan DKI

50
Dari (Kanan) Kepala Kanwil DJP Banten, Jatnika bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) dan di sebelah (kiri) Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Pusat, Angin Pratino Aji. Saat melihatkan laporan SPT melalui E-filing. (raden/ekbisbanten.com)

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM  – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menilai Pendapatan Pajak di Banten mampu bersaing dengan DKI Jakarta pada tahun 2025, pernyataan tersebut disampaikan WH pada acara bergengsi Taxpay Award 2020 yang digelar oleh  Kantor Wilayan Direktorat Jendral Pajak (Kanwil DJP) Banten di Kino Town Lt 3, Alam Sutera, Tangerang.

“Potensi Banten ini luar biasa, sedangkan 14 ribu industri banyak yang bayar ke Jakarta, kalau 8 kota digabungkan APBD Banten bisa bertambah hampir 70 persen,” ungkap Wahidin kepada wartawan ekbisbanten.com, Rabu (26/2).

Wahidin juga menilai, pemindahan Ibu Kota Indonesia yang direncanakan pindah pada tahun 2025 menjadi alasan pendapatan pajak Banten akan bersaing dengan Provinsi lain.

“Banyak dari warga DKI yang pindah ke Banten, ini menjadi pontensi pajak perorangan yang baik, hal ini juga akan berdampak pada sektor industri, perumahan dan pertanian,” imbuh WH.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Banten, Jatnika menambahkan, untuk wilayah Banten saat ini mengalami pertumbuhan yang baik dalam penerimaan pajak. Hal ini ditunjukan dengan tingginya nilai pendapatan pajak Banten yang diatas target nasional.

“Tangerang Barat dan Cikupa menjadi wilayah yang target pendapatan pajaknya hampir 100 %, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan SPT perorang pada 31 Maret dan SPT badan pada 30 April mendatang,” jelas Jatnika.

Melalui, beberapa sektor dan lahan kering seluas 157.549 hektar yang masih bisa dioptimalkan WH berharap dapat menyuplai hasil industrinya keluar Banten sehingga pendapatan daerah lebih meningkat.

“Masih banyak perkebunan yang belum ditanami, serta pemanfaatan garis pantai di Banten yang potensial untuk dioptimalkan, kedepan kita akan lakukan pengembangan supaya bisa menyuplai kebutuhan pokok keluar Banten,” tutup WH. (raden)