Warga Lebak Tidak Makan Dua Hari

19

LEBAK, EKBISBANTEN. COM – Terhimpit Ekonomi ditengah pandemi virus corona (Covid-19) Asnawi (70) tahun warga Kampung Bojongleles, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sempat merasakan tidak makan selama dua hari.

“Pernah tidak makan selama dua hari, untung ada singkong rebus dan minum air putih. Saya orang enggak punya.’’kata Asnawi saat ditemui dikediamanya, Minggu 7 Juni 2020.

Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya ia bekerja serabutan. Kata dia, sejak adanya wabah Covid-19 melanda, kehidupannya ikut terkena dampak dikarenakan adanya kebijakan pemerintah untuk diam dirumah aja.

“Saya kerja serabutan, ini juga kalau ada, kalau enggak ada mah sudah menganggur dan kembali hanya mengandalkan uluran tangan dari tetetangga karena kondisi tenaga yang sudah mulai renta,” Kata Asnawi.

 
Lanjutnya, ia memiliki tujuh orang anak akan tetapi kehidupan anaknya tidak berbeda dengan yang dialaminya secara ekonomi. Hal itu yang membuatnya untuk tidak mengadukan yang dialaminya kepada anaknya.

Sementara itu, anak pertamanya Saepulah (34) yang tinggal di Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, membenarkan kondisi yang dialami bapaknya. Kata Saepulah dia kerap  sesekali datang untuk menengok kondisi orang tuanya itu yang sangat memperihatinkan.

“Sering menengok kondisi orang tua saya yang saat ini kondisinya sering sakit-sakitan.’’ujar Saepulah.

Menurut Saepulah selama 13 tahun tinggal di Bojongleles tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Lebak. Sebelumnya dia pernah mengajukan agar mempunyai e-KTP di Bojongleles. Namun sampai sekarang bapaknya masih berdomisili di Desa Tambak Baya.  Ia juga mengatakan bapaknya belakangan ini mulai sering pesakitan. Mungkin karena jarang makan nasi dan mendapatkan asupan vitamin.

Keberadaan Asnawi diketahui dari informasi berita baksos yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Labak yaitu terjadi pada hari Kamis 21 Mei 2020. Waktu itu, kata Saepulah Bapaknya menceritakan tentang kondisi ekonominya terkait ia pernah tidak makan selama dua (2) hari lantaran tidak mampu lagi untuk membeli beras.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Didin Nurohman sangat perihatin atas keadaan yang terjadi terhadap warga tersebut. Kata Didin, pihaknya akan mendorong agar pemerintah segera hadir untuk membantu meringankan beban hidup yang dialami oleh Pak Asnawi. Menurut Didin, melihat dari kondisi foto yang tersebar di WhatsApp jelas sangat memperihatinkan dan sudah selayaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Saya meminta Dinas Sosial agar segera berkomunikasi dengan Desa setempat untuk mengidentifikasi apa yang menjadi persoalan kenapa warga tersebut tidak mendapatkan bantuan. Pokonya saya akan memastikan agar Pak Asnawi bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah.’’tegas Ketua DPRD Lebak tersebut. (Red02)