Warga Banten Makin Melek Investasi, Jumlah Investor Pasar Modal Bertambah 7,2 Ribu

47
Ilustrasi Investor. Sumber/suara

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Banten mencatat jumlah investor baru di Banten bertambah sebanyak 7.201 orang selama Ramadan 2021.

Dengan demikian jumlah keseluruhan investor di Banten tercatat sebanyak 29.170 orang pada Mei 2021.

Kepala BEI Banten Fadly Fatah mengatakan, meningkatnya jumlah investor ini didorong oleh masifnya penggunaan internet oleh warga selama Ramadan. Ditambah, pandemi Covid-19 yang belum usai, membuat minat masyarkat berinvetasi makin tinggi.

“Baik itu reksadana maupun saham, warga Banten mulai melek tentang pentingnya berinvestasi,” kata Fadly kepada Ekbisbanten.com, Selasa (18/5).

Disisi lain, kata Fadly dengan adanya merger antara perusahaan teknologi terbesar di Asia, Gojek dan Tokopedia (GoTo), akan menjadi satu hal yang dinantikan oleh seluruh investor di Banten, supaya emiten tersebut segera melantai di bursa saham.

“Yang pasti potensinya akan sangat besar, kalau masuk bursa kemungkinan besar akan tercatat dengan saham berkapitalisasi 10 besar di BEI,” kata Fadly.

Lanjut Fadly, hal tersebut juga menjadi angin segar bagi kondisi pasar modal di Indonesia.

“kalau mereka (GoTo) initial public offering (IPO) akan menarik minat banyak masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Mengingat brand dan cutomer mereka yang sudah sangat besar,” sambung Fadly.

Sementara itu, salah satu investor asal Banten, yang sempat viral karena memberikan hadiah berupa saham untuk kekasihnya saat wisuda Cervin Chaniago menyebut, dengan adanya GoTo ini akan menjadi emiten yang ditungu-tunggu kehadiranya di bursa.

“Ini bakal menarik, karena mereka (GoTo) juga salah satu perusahaan besar yang namanya sudah dikenal masyarakat luas, dan masyarakat kedepannya juga melihat perusahaan ini akan menjadi semakin besar dan bisa menghasilkan profit besar juga,” tutup Chervin. (Raden)