Walikota Serang: Penanganan Pandemi Butuh Peran Ulama dan Tokoh Masyarakat

17
Foto : Dok\Pemkot Serang

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Walikota Serang Syafrudin menyatakan pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam membantu pemerintah untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19).

Partisipasi tokoh agama itu bisa dilakukan dengan cara mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan mengkampanyekan bahaya virus korona.

“Sebab kalau hanya ditangani pemerintah saja, TNI/Polri itu tidak cukup tanpa partisipasi masyarakat. Jadi partisipasi masyarakat itu sangat penting, termasuk peran kiyai, ulama, ustad, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan semua unsur organisasi harus turun bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarkat,” kata Syafrudin usai menerima kunjungan silaturahmi Tim Penelitian Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Mabes TNI, di Ruang Walikota Serang, Pemkot Serang, Senin (26/7).

Kunjungan Kerja Tim penelitian Seskoad ini dipimpin oleh Dosen Seskoad Kolonel Czi. Fakhruddin. Turut hadir mendampingi Perwira Penghubung Mayor Caj Asep Sodikin, Pa Bung KODIM 0602 /Serang Serang, Mayor Inf. Pasiter Kodim 0602 /Serang Tomiran dan Babinsa Kodim 0602 Serang Koptu Hendrik.

Tujuan silaturahmi tersebut dalam rangka pelaksanaan Kuliah kerja Lapangan (KKL) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Kota Serang pada Tanggal 16 – 17 September 2021 secara virtual dengan materi : aktualisasi penanganan Covid-19 dan program Pemerintah Kota Serang.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Amanat Nasional (PAN) Banten ini mengatakan, dengan adanya peran serta kiyai, ustad, ulama dan tokoh agama diharapkan kesadara masyarakat mentaati prokes di tengah lonjakan pandemi covid-19 dapat terus ditekan.

“Karena kalau sekedar dengan surat edaran pemerintah, kelurahan, dan RT/RW dan hanya ditangani pemerintah tidak cukup. Sebab lonjakan Covid-19 ini luar biasa. Tidak kita harapkan kenyataannya terjadi. Dan kondisi ini bukan hanya terjadi di Kota Serang saja. Terlebih setiap hari ada orang meninggal karena Covid-19,” katanya.

Untuk itu Syafrudin mengajak, seluruh pihak secara bersama-bersama memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ada warga Kota Serang yang terpapar Covid-19.

“Termasuk peran serta tokoh masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam penanganan pandemi ini,” pungkasnya. (ismet)