Walikota Serang Minta Tracking dan Testing Warga Terpapar Covid Digencarkan

8
Wali Kota Serang Syafrudin (tengah) saat mengikuti zoom meeting bersama Menko Maritim terkait evaluasi PPKM level 1 hingga 4 serta perpanjang PPKM Darurat hingga tanggal 25 Juli 2021 di Kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (21/7). (Foto: Humas Pemkot Serang)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Walikota Serang Syafrudin mendorong Dinas Kesehatan Kota Serang gencar melacak warganya yang terpapar Covid-19.

“Kami menginstruksikan kepada dinas kesehatan (Dinkes), untuk melakukan tracking (pelacakan) dan testing (penelusuran) karena ini kunci untuk mendeteksi masyarakat yang benar-benar terpapar (Covid-19,” kata Syafrudin kepada wartawan usai mengikuti zoom meeting bersama Menko Maritim terkait evaluasi PPKM level 1 hingga 4 serta perpanjang PPKM Darurat hingga tanggal 25 Juli 2021 di Kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (21/7).

Dengan upaya itu Syafrudin berharap, penyebaran Pandemi di Kota Serang dapat terus ditekan. Apalagi kata dia, adanya kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 Kota Serang masuk PPKM level 4 sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri Tahun Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 Jawa dan Bali.

“Karena acara ini yang perlu kita lakukan untuk menekan penyabaran Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, selama penerapan PPKM Darurat 3 – 20 Juli 2021 penambahan pasien Covid-19 Kota Serang sebanyak 678 orang. Dari penambahan jumlah kasus positif tersebut tercatat sebanyak 30 orang meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan catatan Satgas Covid-19 pada 3 Juli 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang sebanyak 3.054 orang. Terdiri dari 31 orang dirawat, 445 orang diisolasi, 2.513 sembuh dan 65 meninggal dunia. Sedangkan, pada 20 Juli 2021 bertambah menjadi sebanyak 3.732 orang. Terdiri dari 19 orang dirawat,  1.026 orang diisolasi, 2.595 sembuh dan 92 meninggal dunia.

“Karena memang selama PPKM Darurat, kami terus melakukan testing, tracking dan treatment,” pungkasnya. (ismet)