Update Korban Virus Corona : 813 Orang Meninggal Dunia

94
Pekerja medis mengangkut seorang pasien yang diyakini terjangkir virus corona di Hong Kong, China. - Justin Chin / Bloomberg

JAKARTA – Korban kematian akibat virus corona kembali naik menjadi 813 orang saat ini.

Angka itu, melampaui jumlah kematian akibat wabah global SARS yang dimulai di China hampir dua dekade lalu.

Wabah sindrom pernapasan akut atau SARS 2002-2003 yang menewaskan 774 orang dan membuat hampir 8.100 lainnya sakit di 26 negara. Kasus ini terjadi lebih dari delapan bulan, kata Organisasi Kesehatan Dunia.

Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di China sendiri naik menjadi 37.198, kurang dari dua bulan setelah muncul pada akhir Desember di Wuhan.

Bahkan, virus corona mungkin telah menginfeksi setidaknya 1 dari 20 orang di Wuhan, pusat penyebaran virus, menurut para ilmuwan yang memodelkan penyebarannya.

Tren dalam kasus yang dilaporkan di Wuhan kota dengan 11 juta orang yang dikarantina sejak 23 Januari 2020 mendukung pemodelan matematis yang digunakan Sekolah London untuk Kesehatan & Pengobatan Tropis untuk memprediksi dinamika transmisi epidemi.

“Dengan asumsi tren saat ini terus berlanjut, kami masih memproyeksikan puncak pertengahan hingga akhir Februari” di Wuhan, kata Adam Kucharski, seorang profesor epidemiologi penyakit menular, seperti dikutip dari Bloomberg.

Kucharski dan rekan-rekannya mendasarkan pemodelan mereka pada serangkaian asumsi tentang virus, termasuk inkubasi 5,2 hari dan penundaan mulai timbulnya gejala hingga konfirmasi infeksi 6,1 hari.

Sumber: Bisnis.com