Untuk Pertama Kali, Pertumbuhan Ekonomi Banten Anjlok -7,40 Persen

197

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat pertumbuhan ekonomi Banten triwulan II 2020 terkontraksi 7,40 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kepala BPS Banten Adhi Wiriana mengungkapkan, anjloknya ekonomi Banten disesbabkan daya beli masyarakat yang turun, bahkan hal ini juga berdampak pada supply barang dan jasa yang ikut turun.

“Dari sisi produksi, pertumbuhan negatif disebabkab oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan terendah dicapai lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar minus 47,00 persen,” kata Adhi dalam siaran pers, Rabu (5/8).

Pada tahun sebelumnya kata Adhi, perekonomian Banten selalu tumbuh diatas 5 persen, bahkan pada tahun 2013 pertumbuhan ekonomi Banten mencapai angka 6,67 persen.

“Saat ini ekonomi kita turun parah dibandingkan rata-rata pertumbuhan, bahkan angka Banten dibawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -5,32 persen,” imbuhnya.

Kendati demikian, beberapa lapangan usaha yang tumbuh positif di Banten ialah infonmasi dan komunikasi naik 9,74 persen dan pengadaan air bersih naik 5,80 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Yang patut kita syukuri, sektor pertanian dan kehutanan di Banten tumbuh positif sebesar 3,92 persen,” imbuh Adhi.

Adhi menuturkan, penyebab turunya ekonomi di Banten juga diakibatkan dari pertumbuhan industri yang hanya tumbuh sebesar 3,09 persen.

“Industri menyumbang 31 persen pertumbuhan ekonomi Banten, dengan pertumbuhan yang lambat, akhirnya berdampak pada lemahnya pertumbuhan ekonomi saat ini,” pungkad Adhi. (Raden)