Untirta Kembangkan Wisata Banyubiru Jadi Eko-Agrowisata Unggulan Pandeglang

19
Dok/Istimewa

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengembangkan Wisata Banyubiru di Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, menjadi objek wisata eko-agrowisata unggulan di Banten.

Ketua Pelaksana PPMUPT Heni Pujiastuti mengatakan, dukungan tersebut diberikan melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT) kepada warga desa setempat.

“Program ini sendiri merupakan kegiatan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) melalui Universitas kampus Untirta, dengan fokus pengembangan Desa Wisata Banyubiru di Provinsi Banten. Tujuannya agar Desa Wisata Banyubiru menjadi destinasi wisata unggulan di Banten. Sehingga bisa mendorong meningkatkan perekonomian warga desa di Kabupaten Pandeglang,” ujar Heni Pujiastuti dalam keterangan tertulis, Senin (20/9).

Alasannya menurut Heni, Desa Banyubiru memiliki potensi alam yang layak untuk terus dikembangkan sebagai desa eko-agrowisata.

“Sebab potensi yang dimiliki (Desa Banyubiru) mengusung konsep panorama alam desa yang masih bersih dan asri,” katanya.

Selain masih dapat menikmati suasana alam yang asri lanjut Heni, para pengunjung juga dapat melakukan berbagai kegiatan edukatif dan menarik, seperti menanam padi, membajak sawah, hingga berenang di sungai berbatu dengan air terjun dari bendungan Badudun.

Kemudian, para wisatawan juga dapat menjelajah atau tracking hutan desa “Lawang Salembur” yang dilanjutkan dengan kegiatan menanam pohon sebagai bentuk dukungan para wisatawan dalam upaya pelesatarian alam yang dilakukan pengelola dan warga setempat.

“Tentu hal ini merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan, dioptimalkan dan dipelihara oleh pemerintah dan masyarakat untuk mencapai kemakmuran masyarakat Desa Banyubiru,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Banyubiru Hinayatunur, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan program yang digulirkan tim pelaksana PPMUPT di wilayahnya.

“Saya berharap Untirta dapat berkontribusi terhadap pengembangan Desa Wisata Banyubiru secara lebih luas dan berkelanjutan,” ungkap Hinayatunur.

Selain kegiatan pengembangan desa wisata, Tim PPMUPT Untirta melaksanakan beberapa kegiatan seperti penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan Covid-19, dan pembuatan hand sanitizer bagi warga Desa Banyubiru.

Sarjaya, salah satu warga Desa Banyubiru mengatakan, kegiatan PPMUPT Untirta sangat bermanfaat.

“Kami masih belum memahami virus korona. Oleh sebab itu, kami sangat berterima kasih karena sudah diberikan pengetahuan bagaimana cara membuat hand sanitizer. Semoga kegiatan PPMUPT ini terus berlanjut,” katanya.

Wakil Ketua Pelaksana PPMUPT Rudi Haryadi mengatakan, pada kegiatan PPMUPT di Desa Banyubiru Kabupaten Pandeglang ajab dilanjutkan dengan pengengembangan eko-agrowisata melalui pemanfaatan air, matahari dan limbah organik.

“Semoga dengan kegiatan-kegiatan PPMUPT ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat Desa Banyubiru,” pungkasnya. (*/Raden)