Unsera Lakukan PKS dengan FSPP Siap Jajaki Kelas Internasional

4
Dok. Unsera

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Universitas Serang Raya melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten di Aula Lantai 3 Gedung Utama UNSERA pada Selasa, (4/5).

Acara ini turut dihadiri Rektor Hamdan, Wakil Rektor I Abdul Malik, Wakil Rektor II H. M. Kamil Husain, Dekan FEB, FT dan Fisipkum, Direktur Program Pendidikan Vokasi, Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Ketua LPPM, Kepala BPMI dan Kepala Bagian Kerjasama.

Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten Anang Azharie Alie berharap, PKS ini bisa menjadi satu momen untuk sama-sama membangun peradaban Banten yang maju.

“Alhamdulillah kami merasa bangga bisa Silaturahmi ke Unsera. Semoga kerjasama ini bisa sama sama membangun kemajuan bersama,” jelas Ketua Presidium FSPP.

Beliau pun menjelaskan bahwa FSPP sudah 19 tahun yang lahir dari FKPM yang bertujuan untuk memajukan pesantren untuk bisa berjalan dan memberikan pengaruh kepada masyakarat.

“Kami sangat senang dengan adanya PKS dengan Unsera ini, kami coba membuka peluang dan membimbing lulusan pesantren untuk diorientasikan melanjutkan pendidikan,” ucap Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten.

Rektor Unsera pun menyambut baik kerjasama ini, beliau mengatakan dengan adanya kerjasama ini dapat membuka berbagai peluang untuk mencoba kerjasama dibidang lain.

“Untuk saat ini memang kami sedang menggencar program program kampus merdeka, salah satunya Kampus harus merespon bagi mahasiswa yang ingin memperoleh ilmu atau pengabdian di luar kampu,” jelas Hamdan.

Tindak lanjut dari kerjasama ini adalah pemberian berbagai beasiswa kepada lulusan santri yang tergabung di FSPP. Kerjasama ini rencananya akan membuka peluang kerjasama dibidang lain. Salah satunya adalah Pengabdian Masyarakat untuk pembuatan Biogas dan Pembukaan kelas Internasional.

“Kita, Unsera berencana akan membuka kelas internasional. Dan tidak menutup kemungkinan juga bisa diisi oleh lulusan dari FSPP. Kenapa, karena memang rata-rata santri di Pondok Pesantren sudah diwajibkan menggunakan Bahasa asing. Jadi, nantinya akan mempermudah untuk mengikuti perkuliahan kelas internasional. Saya berharap satu atau dua tahun kedepan hal ini akan segera direalisaikan,” jelas Wakil Rektor I Abdul Malik.

Hadir juga dalam agenda tersebut, Sekretaris jenderal FSPP Provinsi Banten, Bendahara FSPP Provinsi Banten, Ketua Departemen Pendidikan dan Dakwah FSPP Provinsi dan Ketua Departemen Kominfo FSPP. (*/Raden)