Triwulan III-2021, Pendapatan Indosat Ooredoo Naik 12 Persen Jadi Rp23 Triliun

28
Foto: Indosat Ooredoo

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM – Indosat Ooredoo mencatat total pendapatan pada triwulan III-2021 sebesar Rp23 triliun, atau meningkat 12 persen year on year (yoy).

Kenaikan tersebut juga diikuti pendapatan seluler yang naik 10,3 persen yoy menjadi Rp18,8 triliun. Kemudian, EBITDA meningkat 22,7 persen YoY mencapai Rp10,4 triliun karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional.

Sehingga Ini membantu memberikan pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4 bps YoY, menjadi 45,1 persen. Selain itu, Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,8 triliun.

“Eksekusi dari strategi transformasi kami memperlihatkan bahwa Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang sangat baik,” kata President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama dalam keterangan tertulis, Kamis (28/10).

“Dalam sembilan bulan tahun ini, pertumbuhan pendapatan kami terus berlanjut mengungguli industri. Kami kembali berhasil menunjukkan kinerja EBITDA yang kuat, yang tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pendapatan. Kami terus memberikan kinerja jaringan dan layanan digital yang luar biasa kepada pelanggan setia kami,” katanya.

Indosat Ooredoo juga mencatatkan 62,3 juta pelanggan yang puas dan terlibat dalam sembilan bulan tahun 2021, meningkat 3,2 petsen YoY. Pelanggan data 4G tumbuh menjadi 43 juta, meningkat 27 persen YoY.

Pendapatan Rata-rata per Pengguna (ARPU) meningkat sebesar 7,9 persen YoY menjadi Rp34,2 ribu, terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam lalu lintas data, yang naik 39,2 persen YoY.

“Kepercayaan pelanggan yang meningkat telah membuat basis pelanggan kami tumbuh selama sembilan bulan terakhir,” katanya.

Selama kuartal III 2021, Indosat Ooredoo mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial di Jakarta dan Surabaya, menyusul peluncuran pertama 5G di Solo pada Juni 2021.

Selain itu, Indosat Ooredoo juga melanjutkan perluasan jangkauan jaringan 4G di seluruh tanah air, menghadirkan layanan 4G/LTE ke 124 desa terpencil di Aceh, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

“Selama kuartal ketiga kami terus memperluas dan memperkuat jaringan kami untuk menghubungkan lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia dan bahkan di daerah terpencil. Kami meluncurkan layanan 5G di lebih banyak kota yang membantu mengubah Indonesia menjadi negara yang berkemampuan 5G,” tutup Ahmad.**