Sabtu, 13 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Triwulan I 2023, Investasi Banten Meningkat 49,85 Persen

and

| 7 Mei 2023

| 22:38 WIB

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti (Paling Kanan) bersama jajarannya saat konferensi pers di kantornya, Jumat (5/5/2023). Foto: Budiman/Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Realisasi investasi Provinsi Banten meningkat 49,85 persen pada bulan Januari-Maret atau triwulan I tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti.

“Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) totalnya Rp25,7 triliun. Naik 49,85 persen secara tahunan (YoY),” ungkapnya dalam konferensi pers di kantor DPMPTSP Provinsi Banten, Jumat (5/5/2023).

Virgo merinci, dana PMA telah berinvestasi sebesar Rp15,84 triliun dengan jumlah 2.309 proyek yang berkontribusi sebesar 61,63 persen.

“Dari total investasi yang masuk ke Banten yah PMA. Untuk PMDN kontribusinya 38,37 persen, nilai investasinya Rp9,86 triliun dengan 8.792 proyek,” terangnya.

Sedangkan untuk triwulan I tahun 2022 lalu, Virgo melanjutkan,
realisasi investasi Provinsi Banten mencapai Rp17,15 triliun. Artinya ada kenaikan sebesar Rp7,55 triliun pada triwulan I tahun ini jika dibandingkan tahun lalu.

Kenaikan investasi tersebut, berdampak pada penyerapan tenaga kerja Indonesia (TKI) sebesar 26.610 orang dan tenaga kerja asing (TKA) sebesar 257 orang.

Tak hanya itu, Provinsi Banten juga menempati posisi tertinggi kelima di Indonesia dalam hal investasi.

“Berdasarkan pada rilis realisasi investasi triwulan I tahun 2023,” ujarnya.

Kemudian untuk sebaran investasi di Provinsi Banten, Kota Tangerang menduduki peringkat pertama dengan nilai Rp6,95 triliun, disusul peringkat kedua oleh Kota Cilegon sebesar Rp6,52 triliun. Lalu Kota Tangerang Selatan dengan nominal Rp2,23 triliun.

“Kabupaten Serang itu Rp1,87 triliun, Kabupaten Lebak Rp1,05 triliun, Kabupaten Pandeglang Rp182 miliar, terakhir Kota Serang itu Rp20,78 miliar,” paparnya.

Untuk bidang usaha Investasi, Kimia dan Farmasi merupakan yang paling dominan dengan realisasi Rp5,35 triliun.
“Bidang usaha perumahan, kawasan industri dan perkantoran menduduki peringkat dua, nilai investasinya Rp5,15 triliun,” terang Virgo.

“Untuk transportasi gudang dan telekomunikasi itu Rp3,98 triliun, jasa lainnya sebesar Rp2,57 triliun, sedangkan untuk bidang usaha listrik, gas dan air senilai Rp2,18 triliun,” sambungnya.

Lalu untuk sebaran investasi asing berdasarkan asal negara, tercatat lima negara paling tinggi yang berinvestasi di Banten.
Pertama negara Korea Selatan US$ 4.965 juta, disusul Malaysia US$ 1.244 juta, ketiga Singapura US$ 1.028 juta, lalu Thailand US$ 468 juta dan terakhir negara Belanda US$ 419 juta.

“Investasi penanaman modal tak hanya memberikan keuntungan secara finansial bagi investor, namun memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat secara luas,” tandasnya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top