Tips Mengelola Keuangan Secara Bijak Bagi Karyawan Selama Pandemi Covid-19

66
FOTO: FWD LIFE FOR EKBISBANTEN.COM

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Di tengah merebaknya virus corona (COVID-19), banyak perusahaan yang mendukung untuk memutus mata rantai penyebaran virus dengan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk karyawannya. Hal ini memberikan tantangan baru bagi para karyawan yang bekerja dari rumah, mulai dari membagi waktu dengan anak hingga mengatur keuangan.

Kamu mungkin saja berpikir bahwa bekerja di rumah lebih hemat. Hal ini dikarenakan Kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk transportasi dari atau ke kantor, uang untuk makan siang dan jajan di sore hari atau uang untuk nongkrong sepulang kerja.

Namun, meskipun bekerja di rumah, Kamu harus tetap menahan diri untuk tidak konsumtif. Di tengah situasi pandemi ini, Kamu sebaiknya dapat mengelola keuangan dengan bijak sehingga keuangan tetap stabil dan tidak menimbulkan masalah ke depannya. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Kamu terapkan agar tetap bijak dalam mengatur keuangan di tengah pandemi COVID-19.

  1. Membuat catatan pengeluaran bulanan

Selama #dirumahaja, pasti ada saja pengeluaran yang harus dikeluarkan secara ekstra untuk keperluan rumah tangga. Catatan pengeluaran dapat membantu Kamu dalam mengatur pengeluaran yang sesuai dengan dana yang kamu miliki. Caranya adalah dengan mulai membuat catatan penghasilan yang didapat, setelah itu buat juga catatan pengeluaran untuk tiga bulan ke depan.

  1. Stop panic buying

Saat ini, godaan terbesar adalah menahan nafsu berbelanja. Efek dari pandemi ini adalah membuat ketakutan pada masyarakat akan berkurangnya kebutuhan makanan sehingga terjadinya panic buying dalam membeli kebutuhan pokok. Panic buying bukanlah solusi. Justru, membuat harga di pasar semakin mahal dan bahkan membuat beberapa kebutuhan pokok bisa menjadi langka. Pemerintah sudah memastikan pasokan makanan dan kebutuhan rumah tangga tetap aman. Selain itu, WFH juga memudahkan kamu untuk melakukan online shopping barang-barang yang mungkin tidak terlalu dibutuhkan sekarang. Jadi, jangan terlalu banyak menyimpan barang yang tidak dibutuhkan dan berbelanjalah sesuai kebutuhan.

  1. Atur prioritas pengeluaran

Di tengah situasi seperti ini, sebaiknya Kamu bijak dalam melakukan transaksi. Pastikan bahwa pengeluaran bulanan hanya fokus untuk biaya kebutuhan utama saja dan jumlah uang yang Kamu keluarkan lebih sedikit dibanding bulan-bulan sebelum terjadi pandemi COVID-19. Buat pos-pos prioritas, seperti membeli kebutuhan makanan sehari-hari, membayar utang, membayar hal yang berkaitan dengan tempat tinggal (bayar listrik, air, atau biaya sewa tempat tinggal). Usahakan untuk sebisa mungkin menghemat pengeluaran, misalnya dengan masak sendiri dibanding membeli makanan dengan jasa pesan antar online. Sebisa mungkin Kamu sebaiknya menunda untuk berutang, misalnya rencana proses KPR. Sebisa mungkin juga hindari untuk berutang yang sifatnya konsumtif dengan menggunakan kartu kredit.

  1. Persiapkan dana darurat

Cek kembali dana darurat dan tabungan yang dimiliki. Apakah dana darurat tersebut cukup untuk kebutuhan biaya hidup utama 3 bulan ke depan? Jika belum, maka Kamu sebaiknya sudah mulai menabung dan menekan pengeluaran. Sisihkan penghasilan untuk mempersiapkan dana darurat ini yang jumlahnya sampai 3 bulan kebutuhan biaya hidup utama. Dengan kondisi bekerja dari rumah, pengeluaran seharusnya berkurang dibandingkan pada saat di kantor. Biaya seperti biaya transportasi, makan siang di luar, jajan sore di kantor, atau biaya nongkrong dapat ditekan 30-50 persen dan dijadikan dana darurat. Ingat, di situasi saat ini bijaklah dalam mengeluarkan sesuatu.

5. Prioritaskan dana untuk kebutuhan kesehatan

Prioritas utama dalam situasi pandemi ini adalah menjaga kesehatan Kamu. Alangkah baiknya jika kamu mengalihkan sebagian dana yang kamu miliki untuk keperluan kesehatan. Kamu dapat membeli suplemen vitamin untuk meningkatkan sistem imun kamu dan keluarga. Kamu juga dapat membeli masker dan hand sanitizer untuk melindungi jika harus ke luar rumah. Selain itu, pastikan memiliki asuransi untuk melindungi Kamu dan keluarga.

Manfaatkan bekerja di rumah ini untuk memangkas dana yang dikeluarkan. Jaga keuangan agar tetap stabil dengan tidak konsumtif dan menentukan skala prioritasmu. Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan agar tetap produktif bekerja di rumah!. (Red)