Tips Diet Wanita Madiun yang Viral karena Turun Bobot 14 Kg dalam Sebulan

16
Foto: Instagram @vanessabeldaa

EKBISBANTEN.COM – Mempunyai berat badan yang ideal merupakan dambaan bagi sebagian orang. Seperti kisah wanita yang menjadi perbincangan di TikTok belum lama ini.

Wanita yang bernama Vanessa Belda ini membagikan kisahnya di akun TikToknya @vbelda yang berhasilkan menurunkan berat badan dari 72kg hingga 58kg.

Vanessa Belda jadi viral setelah mengunggah foto transformasinya dari gemuk saat remaja menjadi ramping. Wanita asal Madiun, Jawa Timur, ini berhasil menurunkan bobot hampir 14 kg.

Dari 78 kg, kini ia memiliki berat badan ideal 58 kg. Usahanya menjalani diet dan mengubah gaya hidup dipicu oleh pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan. Wanita ini bercerita pernah diejek guru saat SMP karen berbadan gemuk dan berkulit gelap, wajahnya pun jerawatan.

“Ini berat badanku 72 kg pada 2014. Sampai pernah dikatain sama guruku sendiri. Katanya kalau putih gakpapa takut matahari, kalau badannya bagus gakpapa mau gaya. Kata-kata itu keinget sampai sekarang,” tulis Vanessa.

Dia juga pernah dibuat sakit hati karena cintanya ditolak seorang pria yang ditaksirnya. Kala itu Vanessa dan pria tersebut sempat berkomunikasi secara intens lewat chat online. Namun begitu tahu wajah Vanessa, dia menghilang tanpa jejak.

“Suatu hari aku suka sama cowok basket dan akhirnya kita sempat chatan. Setelah 5 hari chat, dia kepo sama wajahku dan suruh aku kirim foto selfie. Setelah aku kirim foto selfie, dia gak bales chatku sama sekali bahkan aku di delete contact. Bahkan suka sama siapa pun gak dibales suka balik hmm,” tulisnya lewat akun TikTok @Vanessa Belda.

Perjalanan diet Vanessa cukup membuat netizen takjub. Sebab dia mengaku berhasil menurunkan berat badan nyaris 14 kg hanya dalam sebulan dan tanpa diikuti olahraga. Netizen pun penasaran dengan diet yang dijalaninya.
Kepada Wolipop, anak pertama dari tiga bersaudara ini menjelaskan bahwa dirinya menjalani diet pada 2015. Selama satu bulan, Vanessa memulai paginya dengan minum air lemon hangat setelah bangun tidur. Jika tidak tersedia lemon, dia hanya akan minum air hangat.

Kemudian dilanjutkan sarapan dengan menyantap 1-2 telur rebus. Setelah sarapan Vanessa tidak makan apa-apa lagi dan hanya minum banyak air putih sampai tiba jam makan siang.

Wanita yang tinggal di Madiun, Jawa Timur ini menceritakan kisah diet yang ia mulai sejak 2015.

“Setelah makan pagi minum air putih yang banyak sampai nunggu jam makan siang. Kuncinya cuma di air putih. Semakin hari harus semakin banyak minumnya,” tulis Vanessa di unggahan video selanjutnya.
Untuk makan siang, Vanessa juga membatasi porsinya. Ia mengurangi konsumsi karbohidrat dan memperbanyak makan sayur.

“Makan siang kalau aku sih dulu bebas. Cuma kalau mau cepat turun makannya nasi lima sendok. Sayur, kalau aku dulu sering makan brokoli, bayam, sawi. Ayam atau daging panggang dan telur rebus satu butir. Setelah makan siang minum air putih yang banyak sampai nunggu makan malam. Tapi sorenya kalau bisa olahraga ya,” terangnya.

Tiba makan malam, wanita 20 tahun ini memilih konsumsi protein dan serat, atau sedikit karbohidrat kompleks. Dia menjelaskan ada tiga menu yang bisa dipilih untuk makan malam.

“Makan malam pilihan 1 : oatmeal dan pisang. Pilihan 2 : ayam rebus dan brokoli. Lalu pilihan 3 : ubi kukus dan putih telur,” tulisnya lagi.

Vanessa mengingatkan cara diet tersebut bukan berdasarkan rekomendasi dari siapa pun. Tapi metode yang ia kembangkan sendiri.

“Cara diet tersebut pagi, siang dan malam itu dari aku sendiri sih hahaha. Jadi aku gak tahu itu dianjurkan atau nggak, cuma itu caraku sendiri aja,” ujar Vanessa yang memulai diet sejak tahun ketiga SMP.

Dia pun memberikan tips untuk mempertahankan berat badan ideal setelah diet. Menurutnya kunci dari diet sukses adalah niat dan konsisten.

“Banyak yang habis selesai diet pasti balas dendam dengan makan banyak, itu boleh aja sih tapi di hari berikutnya tetap harus dijaga biar berat badan nggak balik gendut lagi. Soalnya aku dulu setelah diet makan juga banyak seperti biasa. Cuma misal berat udah mulai naik, aku langsung jaga lagi sampai berat stabil,” jelasnya. (*/Raden/Detikcom)