Timun Suri Jiput Pandeglang Bakal Penuhi DKI Jakarta Selama Ramadhan 2021

125
Salah satu petani anggota Gapoktan Taruna Mekar Jiput saat melihat hasil tanam timun suri. (FOTO ISTIMEWA)

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Taruna Mekar, Desa Pamaran, Kecamtan Jiput Kabupaten Pandeglang mengaku siap memenuhi 800 ton timun suri untuk kebutuhan selama Bulan Suci Ramadhan 2021.

Ketua Gapoktan Taruna Mekar Agus Cahyadi mengatakan, saat ini pihaknya sudah menanam timun suri dilahan seluas 80 hektar. Dengan target panen perhektar sebanyak 10 ton timun suri.

“Kalau 80 hektar artinya kita bisa panen 800 ton untuk Ramadhan tahun ini, biasanya kita pasarkan untuk area Pandeglang dan dikirim ke Pasar Induk Jakarta,” kata Agus kepada Ekbisbanten.com, Kamis (18/3).

Dikatakan Agus, untuk jumlah timun suri tahun ini diperkirakan akan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Karena intensitas hujan pada tahun 2021 kata Agus lebih sedikit dibandingkan saat tahun 2020 lalu.

“Kemarin kita hanya menanam di 50 hektar lahan saja, sekarang bertambah jadi 80 hektar ditambah cuaca juga mendukung,” katanya.

Untuk harga jual timun suri, Gapoktan Taruna Mekar memasarkannya diharga Rp2.500 sampai dengan Rp4.000 per kilogramnya.

“Kalau awal puasa bisa sampai Rp4.000 per kilogram, sudah 10 hari berjalan harga rata-rata bisa turun sampai Rp2.500 an per kilogram,” jelas Agus.

Gapoktan yang berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional dari Bank Indoneisia ini juga tetap melakukan panen untuk komoditas pangan lainnya, seperti cabai, tomat, kacang panjang, dan timun.

“Hanya saja untuk jumlah produksi bulan ini berkurang, untuk cabai kita produksi 3 ton dengan kisaran harga jual Rp40.000 per kilogram, tomat hanya 6-10 ton dengan harga Rp5.000 per kilogram,” ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya tambahan produksi timun suri ini masyarkat Pandeglang hingga konsumen dari luar Banten mampu menyerap produksi tani hasil Gapoktan Taruna Mekar.

“Semoga penjualan komoditas pangan dari petani di Desa Pamarayan ini lancar,” tutup Agus. (Raden)

Editor: Ismatullah