Tidak Puas, Massa Aksi dan DPUTR Kota Cilegon Tinjau Langsung Kondisi JLS

21
DPUTR
Suasana audiensi antara massa aksi dengan DPUTR usai aksi demonstrasi di ruang rapat, Kamis (11/11/2021) (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (PP Gempar) Ahmad Ruyat Al-Faris mengatakan pihaknya tidak puas dengan jawaban Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon usai audiensi di ruang rapat.

“Kita tidak puas. Kita minta khusus Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga menjelaskan dengan tegas. Kalau tidak mampu harap untuk mundur,” katanya kepada Ekbisbanten.com, Kamis (11/11/2021).

Kendatipun tidak puas, dikatakan Ahmad Ruyat, pihaknya mengaku telah meminta kepada DPUTR Kota Cilegon untuk survei langsung ke lapangan agar bisa melihat permasalahan lebih jelas.

Lebih lanjut, Ahmad Ruyat juga menyampaikan pihaknya akan melakukan audiensi kembali dengan DPUTR Kota Cilegon dan seluruh pihak yang terkait dalam pembangunan sodetan di Jalan Lingkar Selatan tersebut.

“Kita minta perwakilan dari Sekdis PUTR bahwa kita mengajak survei langsung ke lokasi. Kita juga akan diagendakan kembali audiensi bersama. Kita ingin semua jajarannya lengkap, konsultan, pengawas, kontraktor untuk menjelaskan permasalahan yang ada di Jalan Lingkar Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUTR Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna membenarkan bahwa pihaknya usai audiensi bersama massa aksi akan meninjau langsung ke lokasi.

Menurutnya, yang menjadi permasalahan dalam pembangunan sodetan di Jalan Lingkar Selatan tersebut menurut massa aksi menyebabkan genangan atau banjir.

“Ya, nanti kita ke lapangan sekarang. On the spot. Nanti langsung ke lapangan, persoalannya di mana, di mana ada sumbatan nanti kita cari solusinya. Prinsipnya kita akan selesaikan persoalan-persoalan di lapangan,” ucapnya.**