Telkomsel Perluas Jaringan Mudahkan Akses Belajar Daring di Pelosok Banten

238
Foto bersama anatara pemerintah Provinsi Banten yang diwakili Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Direktur Sales Telkomsel Indonesia Ririn Widaryani, Rabu (2/9). Foto Pemprov Banten.

SERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Telkomsel akan memperluas jaringan internet hingga ke pelosok Banten khususnya bagian Selatan, hal ini dilakukan untuk memudahkan siswa belajar secara daring ditengah Pandemi Covid-19.

Direktur Sales Telkomsel Indonesia Ririn Widaryani mengungkapkan bahwa pihaknya akan berupaya memperluas jaringan di wilayah Banten Selatan.

“Tentu ini juga menjadi perhatian kita, memang untuk wilayah itu menjadi challenging (tantangan),” ungkapnya di ruang rapat Wakil Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (2/9).

Selain memperluas jaringan, kata Ririn, pihaknya juga telah menyediakan sejumlah program khusus yang ditujukan kepada siswa dan guru selama masa sekolah daring ditengah pandemi Covid-19. 

Beberapa diantaranya berupa pembagian bantuan kuota gratis, kartu perdana dengan kuota gratis untuk sejumlah aplikasi yang mendukung pembelajaran daring, hingga penyediaan kuota dengan harga terjangkau khusus bagi siswa. 

“Untuk Banten di tahap 1 kita sudah sediakan 800.000 kartu perdana, yang disalurkan kebeberapa jenjang ditingkat SD, SMP hingga SMA,” tegasnya. 

Sementara itu Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyampaiakn bahwa selama berkunjung ke Banten Selatan yaitu Kabupaten Lebak dan Pandeglang dirinya kerap mendengarkan keluhan masyarakat yang kesulitan mengakses internet. 

“Banyak titik disana sulit mengakses internet, anak-anak kesulitan belajar secara daring, itu yang menjadi perhatian kita bagaimana mereka bisa mendapatkan haknya,” ujar Wagub

Untuk itu, Wagub mendorong agar telkomsel sebagai provider milik negara mampu memperluas jaringan sebagai kebutuhan utama siswa-siswi, agar dapat tetap mengenyam pendidikan ditengah pandemi Covid-19 dengan baik. Wagub juga meminta agar perluasan jaringan bisa menjangkau hingga di titik kecamatan. 

“Beberapa spot kecamatan, titiknya bukan sekolah tapi kecamatan, segera saya kordinasi dengan dindik untuk data-datanya,” katanya.

Lebih lanjut, Wagub mengatakan Pemprov Banten juga akan menyediakan bantuan anggaran kuota internet yang disalurkan melalui Bosda (Bantuan Operasional Sekolah Daerah).

“Mekanismenya mendampingi bantuan kuota dari pusat,” pungkasnya. (Advertorial)