Telkomsel Pastikan Jaringan Internet di Kawasan Wisata Banten Aman Selama Nataru

52
(kanan-kiri) GM Network Service Assurance Telkomasel Outer Jabotabek Noviandri Japang bersama General Manager Consumer Sales Telkomsel Region Western Jabotabek Riki A. Setiawan saat memaparkan kesiapan Telkomsem Area Jabotakek di Nataru 2021 di Banten. (Foto/Telkomsel)

TANGERANG SELATAN, EKBISBANTEN.COM – Telkomsel memastikan keandalan jaringan di sepanjang kawasan wisata di Banten seperti pantai Carita, Cinangka dan Anyer serta sekitarnya tetap prima selama libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

General Manager Consumer Sales Telkomsel Region Western Jabotabek Riki A. Setiawan mengatakan, untuk memastikan kendalan jaringan pihkanya saat ini sudah mempersiapkan 6 combat compact mobile BTS plus 1 BTS Nataru Carita.

“Memastikan setiap alpro (alat produksi BTS) berfungsi dengan optimal, kapasitas jaringan siap menghadapi lonjakan trafik selama Nataru dan menambah perangkat BTS tambahan khususnya di area wisata seperti Carita dan Citorek,” kata Riki, Senin (20/12).

Selain itu kata Riki, upaya lain yang sudah dilakulan di antaranya dengan menambah kapasitas backup time power system untuk anstisipasi gangguan jika terjadi pemadaman listrik.

“Kami juga sudah menambah kapasitas radio BTS untuk meningkatkan coverage dan quality serta mempersiapkan mitigasi scenario backup jaringan untuk menghindari gangguan massive seperti cuaca ekstrim, putus FO, dan sebagainya,” imbuh Riki.

Menanggapi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang akan menjadi pusat wisata baru di selatan Banten. Telkomsel juga sudah melakukan pengecekan di lokasi yang sering terjadi blank spot karena gangguan pemadaman listrik.

“Karena sering ada gangguan dan pemadaman listrik, memang untuk blank spot ini dalam case tertentu, cuma pada dasarnya insya allah kita coba perkuat di tanjung lesung, kami juga sudah komunikasikan dengan Dinas Kominfo terkait,” imbuhnya.

Pihaknya juga optimis dengan adanya pembangunan proyek Jalan tol Serang-Panimbang, akan selalu memberikan dampak positif dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal atau setempat.

“Berdasarkan sebuah laporan yang dirilis oleh Kominfo, peningkatan penetrasi jaringan broadband 10 perssn akan mempengaruhi pertumbuhan PDB negara hingga 1.38 persen. Maka dengan data ini membuat Telkomsel meyakini bahwa akses transportasi disertai dengan akses telekomunikasi tentu akan memberikan dampak yang jauh lebih besar untuk membuka semua peluang dan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut,” katanya.

“Dengan jalur tol baru ini, Telkomsel meyakini akan dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan volume orang khususnya wisatawan yang akan berkunjung ke area Lebak dan Pandeglang sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya,” tutup Riki.***