Tb Iman Ariyadi Ingatkan Sejarah dan Ajarkan Kader Golkar Politik Santun

6
Tb Iman Ariyadi (baju kuning krem) didampingi Ketua DPRD Cilegon Isro Mi'raj (sebelab kanan TB iman Ariyadi) beserta rombongan saat melakukan ziarah kubur ke salah satu tokoh ulama Kota Cilegon, Rabu (13/10/2021). (Foto: Istimewa)

CILEGON – Mantan Walikota Cilegon yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Cilegon, Tb Iman Ariyadi melakukan ziarah keliling ke makam para tokoh agama, kyai, dan ulama Kota Cilegon.

Kegiatan tersebut diketahui merupakan bentuk pendidikan politik santun yang diberikan oleh Tb Iman Ariyadi kepada para kader dan pengurus DPD Partai Golkar Cilegon.

Dalam lawatannya, Tb Iman Ariyadi didampingi Ketua DPRD Cilegon yang juga Sekjen Partai Golkar, Isro Mi’raj, Anggota DPRD Cilegon Fraksi Golkar, hingga para pengurus dan kader Golkar.

Ada empat makam tokoh ulama Kota Cilegon yang Tb Iman Ariyadi dan rombongan datangi. Yaitu berawal dari makam Almarhum Abuya KH Suhaimi di Palas, Kecamatan Cilegon, kemudian ke makam Almarhum KH Yunus Ibrahim yang merupakan mantan Ketua MUI Kecamatan Cilegon.

Selanjutnya, Tb Iman Ariyadi dan rombongan ke makam Almarhum Prof KH Udi Mufrodi di Citangkil dan berlanjut ke makam Almarhum KH Alwani Nawawi yang merupakan mantan Ketua MUI Cilegon.

Terakhir, Tb Iman Ariyadi dan rombongan menjenguk tokoh masyarakat Kota Cilegon yang sedang sakit KH Jahuri Amin.

Pertemuan mantan Walikota Cilegon dengan kyai sepuh itu cukup dramatis. KH Jahuri Amin memeluk Tb Iman Ariyadi dengan mata yang berkaca-kaca.

Tb Iman Ariyadi mengatakan kegiatan ziarah dan silaturahmi itu sebagai bentuk penghargaan kepada para kyai yang punya kontribusi dalam proses pembangunan dan berdirinya Kota Cilegon.

“Para kyai yang sudah almarhum dan yang masih hidup itu punya jasa dalam proses berdirinya Kota Cilegon. Sebagai generasi penerus tentu harus menghargai jasa-jasa para kyai itu,” kata Tb Iman Ariyadi kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Menurut Tb Iman Ariyadi, ziarah ke para kyai yang ia gagas itu sekaligus sebagai pendidikan moral politik untuk para Anggota Fraksi Golkar.

“Kita ini kan sebenarnya hanya generasi penikmat saja. Para tokoh pendahulu lah yang melahirkan Kota Cilegon,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan Tb Iman Ariyadi, tanpa perjuangan para pendahulu termasuk almarhum Tb Aat Syafaat, Kota Cilegon tidak akan ada seperti saat ini.

“Kita tidak bisa berbangga-bangga dan sombong dengan posisi kita saat ini, tapi menafikan perjuangan para pendahulu kita,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Cilegon, Isro Mi’raj menambahkan bahwa apa yang dilakukan Tb Iman Ariyadi itu sebagai pendidikan politik santun bagi para kader Golkar.

“Kami diingatkan oleh Pak Iman sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, bahwa kami yang saat ini duduk di DPRD Cilegon tidak boleh lupa dengan perjuangan para kyai itu,” ucapnya.**