Jumat, 19 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Tata Cara Menulis Naskah Dengan Benar

, and

| 12 Juli 2023

| 15:45 WIB

Ilustrasi tata cara menulis naskah dengan benar. (Foto: Freepik.com)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Dalam kehidupan sehari-hari, baik akademis maupun masyarakat biasa pasti pernah mendengar atau melihat mengenai naskah.

Bagi akademisi yang aktif menulis atau terjun ke dunia penulisan, tentu saja naskah bukan hal yang asing.

Ada berbagai naskah yang tersebar, baik di buku, majalah, website online, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Libur Sekolah, DPK Banten Ajak Anak Yatim Dhuafa Baca dan Berwisata

Tapi tentu tidak semuanya tahu sebenarnya apa naskah itu? mulai dari pengertian naskah dan apa saja yang termasuk dalam kategori naskah.

Oleh sebab itu, maka Anda harus mengetahui, apa itu naskah?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), naskah adalah sebuah karangan yang masih ditulis dengan tangan dan belum diterbitkan.

BACA JUGA: Ini Tips dari OJK Agar Tak Terjerat Pinjol Ilegal

Namun di era modern seperti saat ini, naskah tidak lagi ditulis manual menggunakan tangan melainkan menggunakan mesin ketik, salah satunya komputer atau laptop.

Dirangkum dari berbagai sumber, ada 4 cara untuk menulis naskah dengan benar di antaranya yaitu:

  • Menentukan tema

Dalam hal ini penulis harus menentukan tema atau ide yang akan di bahas sebagai dasar atau landasan menulis naskah. Ide bisa datang dari mana saja seperti film, musik, komik ataupun novel.

  • Premis

Premis adalah sebuah pertanyaan atau pernyataan yang mendasari gagasan. Secara umum premis menggambarkan tentang tema cerita yang dituliskan atau lebih detail dan lebih spesifik dibandingkan tema.

Jika kamu belum bisa menemukan premis, maka kamu harus kembali melihat ke tema/ide yang telah kamu buat.

  • Membuat logline

Bagi Anda yang bingung, apa itu logline? Logline adalah satu kalimat yang menjabarkan apa yang terjadi dalam sebuah cerita.

Harus menunjukkan siapa yang mengalami serta apa yang mereka alami maka logline harus singkat.

Jika sebuah skenario dianalogikan sebagai tubuh manusia, logline adalah tulangnya. Jika tulang kuat, maka tubuh menjadi kuat. Jika logline kuat, skenario yang dihasilkan juga akan kuat.

  • Menyusun Plot atau Kerangka

Pengertian naskah dalam hal ini berhubungan dari detail yang sudah dibuat dari tema, premis dan logline, kemudian penulis mengembangkan menjadi susunan atau rangkaian kerangka cerita yang terdiri dari, pendahuluan, konflik, klimaks, solusi dan kesimpulan

  • Sinopsis

Sinopsis merupakan ringkasan cerita singkat yang ditulis menggunakan bahasa yang menarik, lugas dan jelas. Sinopsis ini bertujuan sebagai pengantar.***

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top