Tanjung Lesung Festival 2022 Batal Digelar Karena Anggaran Minim

24
Dok/ Istimewa

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Gelaran Tanjung Lesung Festival (TLF) yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang batal digelar di tahun 2022 setelah dua tahun berturut-turut tidak terlaksana.

Penyebabnya, alokasi anggaran acara tahunan tersebut sangat minim lantaran terpangkas untuk program pembangunan jalan kabupaten mantap betul (Jakamantul).

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang Imron Mulyana mengatakan, batalnya pelaksanaan Tanjung Lesung Festival (TLF) karena
anggaran untuk bidang pemasaran selama tahun 2022 sangat minim hanya sebesar Rp40 juta. Sehingga, acara tahunan itu dinilai tidak akan cukup untuk membiayai event nasional tersebut.

“Saya dikasih anggaran Rp40 juta selama setahun, kebayang Rp40 juta dibagi dalam setahun, beda jauh saat 2019 yang mencapai Rp800 jutaan makanya tidak ada agenda Tanjung Lesung Festival dan lain-lain,” kata Imron kepada Ekbisbanten.com, Senin (10/1).

Imron juga sangat menyayangkan agenda TLF terpaksa tidak digelar. Menurutnya, agenda tersebut mampu memberikan kontribusi baik bagi daerah karena banyak wisatwan luar Banten yang datang ke Pandeglang.

“Untuk masuk 100 kalender event nasional itu harus bersaing dengan 400 lebih kabupaten/kota lainya. Kemarin ada di Pandeglahg, Tanjung Lesung Festival masuk satu, namun tidak dioptimalkan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, kepada seluruh komunitas wisata di Pandeglang turut membantu dalam memberikan promosi terhadap pariwisata di Pandeglang dengan konten-konten yang menarik.

“Kita berharap kepada teman-teman komunitas untuk membantu dinas pariwisata dalam memasarkan destinasi lewat konten mereka,” ujarnya.

“Yang bisa kami lakukan adalah mempromosikan wisata Kabupaten Pandeglang secara keseluruhan, kalau ada anggarannya mungkin kita akan lebih spesifik lagi mempromosikan destinasi wisata,” tutup Imron. **