Tak Sesuai Regulasi, Kepala BRIN Sebut Limbah Masker Jadi Masalah Serius

9
BRIN
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko. (FOTO: BRIN.GO.ID).

EKBISBANTEN.COM – Limbah masker menjadi persoalan serius dan berdampak pada pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi VII DPR, Rabu (23/3/2022).

“Limbah masker menimbulkan problem cukup serius terhadap pengelolaan TPA-TPA kita di seluruh Indonesia,” katanya.

Terkait hal tersebut, BRIN mengklaim telah melakukan inovasi teknologi penanganan limbah medis Covid-19 untuk proteksi lingkungan.

“Ada teknologi bersih dan instrumental untuk lingkungan. Jadi, yang terkait dengan lingkungan,” ungkapnya.

Hanya saja, Handoko tak menjelaskan lebih rinsi inovasi teknologi seperti apa yang dihasilkan dari limbah masker tersebut.

Lebih lanjut, Handoko menyayangkan limbah masker banyak dibuang ke TPA, padahal itu termasuk limbah medis B3.

“Limbah masker itu secara regulasi termasuk limbah B3. Tetapi pada saat itu banyak sekali masker yang langsung dibuang begitu saja ke TPA,” tandasnya.**