Sulap Gedung Juang 45 Jadi Perpustkaan, Pemkot Serang Habiskan Anggaran Rp1,4 Miliar

104
RESMI DIBUKA: Walikota Serang Syafrudin (kiri) didampingi Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin (dua dari kana) dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang Wahyu Nurjamil (kanan) meninjau ruang perpustkaan Gedung Juang 45 di Alun-alun Kota Serang, Rabu (24/2). Gedung peninggalan jaman Belanda ini berfungai sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah bagi masyarakat Kota Serang. (YOHANA RAMADHANTIE/EKBISBANTEN.COM)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang meresmikan Gedung Juang 45 sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah bagi masyarakat Kota Serang, Rabu (24/2).

Peresmian gedung peninggalan Belanda tersebut dilakukan Walikota Serang Syafrudin dengam didampingi Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang Wahyu Nurjamil.

“Kita merevitalisasi (Gedung Juang 45) namun tidak merubah bentuk Gedung Juang 45 yang ada. Gedung juang ini fungsinya untuk mengingatkan pengetahuan sejarah Indonesia dari jaman dulu sampe sekarang terutama di Kota Serang,,” kata Walikota Serang Syafrudin kepada awak media saat melaunching Gedung Jang 45 di Alun-alun Kota Serang.

Baca Juga : Perusahaan Asal Tiongkok Siap Olah Sampah di TPA Cilowong

Selain tersedia wisata sejarah, Gedung Juang 45 menghadirkan perpustakaan umum, perpustakaan anak, ruang teater mini dan ruang sejarah digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang Wahyu Nurjamil mengungkapkan, tak hanya ada edukasi wisata sejarah, warga Kota Serang juga dapat menikmati perpustakaan cukup lengkap.

“Selain edukasi wisata sejarah, kita juga berkewajiban untuk  memperkenalkan perpustskaan di dalamnya, karena kita memerlukan juga bagi para pemustaka itu agar bisa menikmati fasilitas yang ada di perpustakaan,” ungakap Wahyu.

Masih kata Wahyu, revitalisasi Gedung Juang sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah ini menelan anggaran Rp1,4 miliar.

“Ini (menghabiskan anggaran) Rp1,4 miliar yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang. Sementara (gedung) yang dibelakang itu programnya ada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Ini (menggunakan) APBD semua,” katanya.

Baca Juga : Harga Emas Antam 24 Karat Hari ini Rabu (24/2), Stagnan Rp 938.000 per Gram

Ketua Kasepuhan Kebudayaan Seni Tari dan Silat Indonesia Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) ini menambahkan, setelah merevitalisasi Gedung Juang 45, Pemkot Serang juga akan membangun perpustakaan baru di Batok Bali, Ciracas, Kota Serang

“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa melauncing Gedung Juang 45 dengan kerja keras kita semua, dan doakan saja tahun ini kita akan membuka gedung perpustakaan di Batok Bali sebagai gedung layanan dan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang,” tutup Wahyu. (yohana/ismet)