Simak! 12 Cara Mengatasi Nyeri Haid

23
Ilustrasi nyeri haid. Foto: klikdokter.com

EKBISBANTEN.COM – Setiap wanita memiliki pengalaman menstruasi yang berbeda-beda. Sebagian wanita mendapatkan menstruasi tanpa keluhan. Namun tidak sedikit dari mereka yang mendapatkan menstruasi disertai keluhan berupa dismenore yang mengakibatkan rasa ketidaknyamanan serta berdampak terhadap gangguan aktivitas.

Ciri khas keluhan nyeri haid adalah kram di perut bagian bawah dengan atau tanpa nyeri pinggang dimulai pada awal siklus menstruasi dan berakhir 48-72 jam.

Mengatasi nyeri setiap bulan bisa membuat frustasi dan menyakitkan. Untungnya ada banyak pengobatan untuk atasi nyeri haid.

Baca Juga: Kumpulan Doa Mohon Ampun dari Ayat Al Quran

Penting untuk diinget pengobatan ini tidak selalu berhasil, terutama untuk kondisi yang kronis, tetapi dapat meredakan nyeri haid yang ringan sampai sedang. Berikut cara mengatasi nyeri haid dikutip dari healthpartners.com, Minggu (21/2).

  1. Minum air

Cara mengatasi nyeri haid yang pertama dengan minum banyak air. Kembung dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memperparah kram menstruasi. Minum air putih dapat mengurangi kembung selama menstruasi dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya.

Selain itu, minum air panas dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh Anda dan mengendurkan otot. Ini dapat mengurangi kram akibat kontraksi uterus.

  1. Minum teh herbal

Cara mengatasi nyeri haid yang kedua dengan minum teh herbal. Teh herbal memiliki khasiat anti inflamasi dan senyawa antispasmodik yang dapat mengurangi kejang otot pada rahim yang menyebabkan kram.

Minum teh kamomil, adas, atau jahe adalah cara mudah dan alami untuk meredakan kram menstruasi. Ditambah lagi, teh herbal dapat memiliki manfaat lain seperti menghilangkan stres dan membantu mengatasi insomnia.

  1. Konsumsi makanan anti inflamasi

Cara mengatasi nyeri haid yang ketiga dengan mengonsumsi makanan anti inflamasi. Beberapa makanan dapat meredakan kram secara alami dan rasanya enak. Makanan anti-inflamasi dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengendurkan rahim Anda.

Cobalah makan buah beri, tomat, nanas dan rempah-rempah seperti kunyit, jahe atau bawang putih. Sayuran berdaun hijau, almond, kenari, dan ikan berlemak, seperti salmon, juga dapat membantu mengurangi peradangan.

  1. Jangan ngemil

Cara mengatasi nyeri haid yang keempat adalah dengan berhenti mengonsumsi camilan sementara. Meskipun brownies atau kentang goreng mungkin terdengar enak, makanan tinggi gula, lemak trans, dan garam dapat menyebabkan kembung dan pembengkakan, yang membuat nyeri otot dan kram semakin parah.

Baca Juga: Usung Konsep Modern, Kafe Joe’s Broders Diserbu Ratusan Pengunjung

Ambil pisang atau buah lain untuk melawan keinginan makan gula, atau pilih kacang tawar jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih gurih.

  1. Hindari kafein

Cara mengatasi nyeri haid yang kelima dengan menghindari konsumsi kafein. Kafein dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit.

Ini bisa menyempitkan rahim, membuat kram semakin terasa sakit. Jika Anda memang benar-benar ingin minum kopi, beralihlah ke kopi tanpa kafein selama menstruasi.

Jika Anda mengandalkan kafein untuk mengatasi penurunan produktivitas, Anda dapat makan camilan tinggi protein atau jalan kaki 10 menit untuk meningkatkan kembali energi Anda.

  1. Suplemen makanan

Cara mengatasi nyeri haid yang keenam dengan mengonsumsi suplemen makanan. Vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan mengurangi peradangan.

Suplemen lain, termasuk omega-3, vitamin E dan magnesium, dapat membantu mengurangi peradangan dan bahkan membuat menstruasi menjadi tidak terlalu menyakitkan.

Untuk hasil terbaik, konsumsi suplemen setiap hari, tidak hanya selama menstruasi. Juga, karena beberapa suplemen berinteraksi dengan obat-obatan, pastikan untuk bertanya kepada dokter sebelum mengonsumsi suplemen tersebut.

  1. Terapi panas

Cara mengatasi nyeri haid yang ketujuh dengan menerapkan metode terapi panas. Sedikit rasa panas ternyata dapat membantu otot menjadi rileks, meningkatkan aliran darah, dan meredakan ketegangan.

Cobalah duduk dengan bantal pemanas, mandi air panas, atau bersantai di bak mandi air panas selama menstruasi untuk mengurasi rasa nyerinya.

  1. Olahraga

Cara mengatasi nyeri haid yang kedelapan dengan berolahraga. Jika Anda kesakitan karena kram menstruasi, maka olahraga biasanya tidak akan pernah terpikir untuk Anda lakukan.

Tetapi, olahraga ringan ternyata dapat melepaskan endorfin yang membuat Anda merasa bahagia, mengurangi rasa sakit, dan mengendurkan otot. Lima belas menit yoga, peregangan ringan, atau jalan kaki dapat Anda lakukan untuk merasa lebih baik.

  1. Kelola stres

Cara mengatasi nyeri haid yang kesembilan dengan mencoba mengelola stres Anda agar berkurang. Stres bisa membuat kram semakin parah. Gunakan teknik pereda stres seperti meditasi, pernapasan dalam, yoga, atau cara favorit ala Anda sendiri untuk menghilangkan stres.

  1. Terapi pijat

Cara mengatasi nyeri haid yang kesepuluh dengan melakukan terapi pijat. Satu studi menemukan bahwa terapi pijat secara signifikan dapat mengurangi nyeri haid pada wanita dengan endometriosis. Pijat dapat mengurangi kejang uterus dengan merelaksasikan uterus.

Untuk mengatasi nyeri haid secara efektif, terapi pijat harus berfokus pada area perut. Tetapi pijat seluruh tubuh yang mengurangi stres secara keseluruhan juga dapat membantu meredakan kram dan nyeri haid.

  1. Minum obat yang dijual bebas (OTC)

Cara mengatasi nyeri haid yang selanjutnya dengan mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas. Hormon prostaglandin dapat menyebabkan kontraksi otot dan nyeri. Obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dapat memberikan bantuan cepat dengan mengurangi jumlah prostaglandin dalam tubuh Anda. Untuk hasil terbaik, minumlah obat OTC hanya saat Anda mulai merasa nyeri.

  1. Coba pengobatan alternatif

Cara mengatasi nyeri haid yang terakhir dengan mencoba pengobatan alternatif. Beberapa orang dapat merasakan manfaat dengan praktik pengobatan alternatif seperti akupunktur dan akupresur.

(mg-mira/ismet)