Menurut survey McKinsey pada bulan April 2020, 69 persen konsumen Indonesia mengaku tidak terlalu ingin membeli produk bahan makanan asing. Mereka lebih memilih untuk membeli bahan makanan dalam negeri.
Survei Nielsen pun serupa, preferensi produk makanan lokal semakin meningkat. Secara global maupun di Asia Pasifik, produk dairydan biskuit yang diproduksi oleh lokal menjadi pilihan konsumen.
“Ini merupakan peluang bagi peritel dan produsen memanfaatkan daya tarik lokalitas untuk mengurangi kekhawatiran konsumen,” kata Nielsen dikutip dari Indonesia Industry Outlook 2021 Confrence, Sabtu (26/12).
Konsumen ingin memahami rantai pasokan secara transparan, dan lengkap dari proses produksi ke distribusi yang membuat
mereka menjadi yakin dan merasa aman untuk mengonsumsi.
Masyarakat mulai enggan membelanjakan
uangnya untuk kebutuhan secondary dan lebih memilih untuk berhemat.
Efeknya bisnis UKM mengalami penurunan permintaan, khususnya industri yang berhubungan dengan kebutuhan secondary maupun tersier seperti, produk fashion, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. (Raden)
]]>