Rabu, 22 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Sayang Dilewatkan, Ini Niat dan Tata Cara Puasa Syawal

Esih Yuliasari

| 13 April 2024

| 07:26 WIB

Ilustrasi amalan Sunah Puasa
Ilustrasi. (FOTO: FREEPIK).

EKBISBANTEN.COM – Sobat Ekbisbanten.com, setelah momen Idul Fitri ada sejumlah amalan yang bisa dikerjakan oleh umat Islam.

Salah satunya yakni puasa sunnah setelah 1 Syawal atau biasa disebut dengan puasa Syawal.

Anjuran mengamalkan puasa sunnah setelah Lebaran disebutkan dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Berikut bunyinya:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diikuti dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka seolah ia telah berpuasa setahun penuh.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Niat Puasa Syawal

Bagi umat Islam yang hendak mengamalkan puasa Syawal, dianjurkan untuk melafalkan niatnya di malam hari.

Dikutip dari laman NU Online, berikut ini bacaan niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Bagi umat Islam yang tidak berniat puasa Syawal pada malam hari, tetapi mendadak ingin melaksanakannya pada pagi hari, maka ia boleh berniat saat itu juga.

Dengan catatan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Adapun bacaan niat puasa Syawal yang dibaca ketika siang hari adalah sebagai berikut:

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top