Kamis, 13 Juni 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan Untuk Indonesia Maju

Admin

| 9 Oktober 2021

| 21:37 WIB

Tarif I 0 – Rp 50 juta 5% 0 – Rp 60 juta 5%

II >Rp 50-250 juta 15% >Rp 60-250 juta 15%

III>Rp 250-500 juta 25% >Rp 250-500 juta 25%

IV>Rp 500 juta 30% >Rp 500 juta-5 miliar 30%

V – – >Rp 5 miliar 35%

Selanjutnya, ia juga mengatakan mengenai Kelompok Pajak Pertambahan Nilai.

  1. Penghapusan barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan dari barang dan jasa yang tidak dikenai PPN (negative list) dan memindahkannya menjadi barang dan jasa yang dibebaskan dari pengenaan PPN.
  2. Kenaikan tarif PPN dari 10 persen menjadi 11 persen yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian menjadi 12 persen yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025.
  3. Kemudahan dan kesederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu.

Ia juga mengatakan tentang Kebijakan dalam Program Pengungkapan Sukarela.

Ket Kebijakan I Kebijakan II Subyek WP OP dan Badan peserta Tax Amnesty (TA) WP OP

Basis Aset Aset per 31 Desember 2015 yang belum diungkap saat TA Aset perolehan 2016-2020 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2020.

Tarif PPh Final• 11 perse untuk deklarasi • 8 persen untuk aset Luar Negeri (LN) repatriasi dan aset Dalam Negeri (DN)• 6 persen untuk aset LN repatriasi dan aset DN, yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara (SBN) / hilirisasi / renewable energy 18 persen untuk deklarasi 14persen, untuk aset LN repatriasi dan aset DN 12% untuk aset LN repatriasi dan aset DN, yang diinvestasikan dalam SBN / hilirisasi / renewable energy

Kebijakan dalam Pengenaan Pajak Karbon, kata dia, Tarif pajak karbon ditetapkan Rp. 30,00 (tiga puluh rupiah) per kilogram karbon dioksida ekuivalen (CO2e) atau satuan yang setara dengan implementasi 1 April 2022 untuk badan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga uap batu bara. **

]]>

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top