Royco Kembangkan Varian Produk Penyedap Rasa

70
Foto : Unilever

EKBISBANTEN.COM – Membahas tentang gizi tidak hanya berhubungan dengan makanan apa yang dikonsumsi. Tapi juga bagaimana makanan tersebut diolah dan menggunakan bumbu masakan apa.

Dalam konteks yang lebih luas, ternyata permasalahan gizi di Indonesia jauh lebih dalam. Selain masalah kurang gizi akibat faktor makanan yang tidak memenuhi aturan gizi seimbang, Indonesia juga memiliki permasalahan hidden hunger atau kelaparan tersembunyi.

Dodik Briawan selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB menjelaskan bahwa kondisi kelaparan disebabkan oleh kurangnya asupan gizi mikro. Contohnya adalah vitamin A, zink, zat besi, dan iodium.

“Hasil Riskesdas 2018 memperlihatkan 48,9 persen ibu hamil menderita anemia. Data kesehatan tujuh tahun lalu pun menunjukkan hampir 15 persen anak usia sekolah berisiko kekurangan iodium. Sikap abai masyarakat Indonesia masih sangat tinggi padahal nutrisi mikro sangat dibutuhkan oleh anak untuk tumbuh optimal sesuai umurnya,” jelas Dodik.

Merek penyedap rasa Royco menanggapi kondisi ini dengan menghadirkan inovasi pada produknya. Merek ini melanjutkan program Royco Nutrimenu dengan memperkenalkan tambahan garam beriodium ke dalam formula produk penyedap rasanya.

Hernie Raharja, Director of Foods & Refreshment PT Unilever Indonesia Tbk. menjelaskan bahwa inovasi ini menjadi bagian komitmen perusahaan dalam mendorong masyarakat melakukan transisi pola makan yang lebih sehat.

“Makanan memilki peran dalam kehidupan keluarga sejahtera. Melalui inovasi ini, Royco ingin menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi masalah pangan, salah satunya pemenuhan nutrisi sehari-hari,” katanya.

Tambahan garam beriodium ini diberlakukan pada dua produk unggulan Royco, yaitu Royco Kaldu Ayam dan Sapi. Iodium sendiri merupakan gizi mikro yang wajib dipenuhi setiap harinya. Untuk anak, iodium berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tubuh dan otak, sementara untuk orang dewasa iodium berfungsing untuk menghindari penyakit.

Royco Nutrimenu sebagai langkah pemasaran
Bersamaan dengan perkenalan inovasi baru, Unilever Indonesia mengumumkan kelanjutan program Royco Nutrimenu. Program edukasi yang telah dilakukan sejak tahun 2019 ini akan kembali mengeduasi masyarakat mengenai pemenuhan gizi berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan RI. Tahun ini, Royco Nutri menu akan memfokuskan pemenuhan gizi melalui menu lengkap dari bahan-bahan sederhana dan terjangkau yang tergabung dalam 50 Pangan Masa Depan.

“Kami menargetkan 2,5 juta masyarakat Indonesia untuk diubah perilaku pola makannya ke arah pangan berkelanjutan dengan pemenuhan gizi optimal. Program ini juga melibatkan organisasi lingkungan seperti PKK dan Ikatan Bidan Indonesia yang meyasar langsung para ibu. Tujuannya, agar Royco tidak hanya memiliki produk yang baik, tapi juga berdampak pada masa depan masyarakat,” tutup Hernie. (*/Raden/Marketeers)