Ridwan Kamil Copot Dua Komisaris dan Direktur Kepatuhan Bank BJB

606
ATUR STRATEGI BARU: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) didampingi Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (kanan) dan Komisaris Utama Independen Bank BJB Farid Rahman (kiri) saat memberikan penjelasan kepada wartawan usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB Tahun Buku 2020 di Ballroom The Trans Luxury Hotel Trans Studio Bandung, pada Selasa (6/4). (FOTO: ISMATULLAH / EKBISBANTEN.COM)

BANDUNG, EKBISBANTEN.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberhentikan secara terhormat dua dewan komisaris dan direktur kepatuhan Bank BJB.

Kepeutusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel Bandung, Selasa (6/4).

Dua dewan komisaris dan satu direksi Bank BJB yang diganti tersebut yakni Komisaris Independen Bank BJB Yayat Sutaryat diganti dengan Dedi Taufik, Komisaris Bank BJB Eddy Iskandar Muda Nasution diganti dengan Tubagus Raditya Indrajaya dan Direktur Kepatuhan Bank BJB Agus Mulyana diganti dengan Cecep Trisna.

“Yang terakhir (RUPST menetapkan) memang ada pergantian komisaris ada dua, kemudian ada satu direksi diganti,” kata Ridwan kamil kepada wartawan.

Emil menjelaskan, pemberhentian dua komisaris dan direktur kepatuhan Bank BJB teraebut sebagai langkah penyegaran di tubuh Bank BJB

“Nah semata-mata ini untuk strategi kedepan menjadi lebih baik dan memang pemilik saham ada pergantian-pergantian secara priodik,” katanya.

Sesuai dengan keputusan RUPST, terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb,

Dengan adanya perubahan pada susunan
Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb tersebut, berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama Independen : Farid Rahman
  • Komisaris : Muhadi
  • Komisaris : Dedi Taufik*
  • Komisaris Independen : Fahlino F. Sjuib
  • Komisaris Inependen : Tubagus Raditya Indrajaya*

Direksi

  • Direktur Utama : Yuddy Renaldi
  • Direktur Konsumer dan Ritel : Suartini
    Direktur Komersial dan UMKM : Nancy Adistyasari
  • Direktur Operasional : Tedi Setiawan
  • Direktur Keuangan : Nia Kania
  • Direktur Kepatuhan : Cecep Trisna*
  • Direktur Information Technology, Treasury & International Banking : Rio Lanasier

Untuk diketahui, kegiatan RUPST Bank BJB Tahun Buku 2020 ini dihadiri oleh 33 Kepala Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Banten atau kuasanya serta para pemegang saham publik.

Dilakukan pula persetujuan atas penetapan penggunaan sebagian laba bersih Perseroan untuk pembayaran dividen, yakni sebesar Rp 941,97 miliar atau sebesar Rp 95,74 per lembar saham. Angka tersebut setara dengan 56 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh Bank BJB di Tahun Buku 2020, yaitu sebesar Rp 1,7 triliun.

Selain itu, dilakukan pula penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perseroan, persetujuan atas pembaharuan Rencana Aksi Perseroan, persetujuan atas rencana penambahan modal Perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan penyesuaian Remunerasi Pengurus Perseroan.

“Meski di tengah gejolak pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi global, bank bjb tetap mampu bertumbuh dengan sangat baik dimana industri perbankan nasional mengalami penurunan sebesar -33,08%,” kata Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi.

Sepanjang 2020, Bank BJB berhasil mencatatkan perolehan laba dan kinerja yang positif, ditunjukan lewat perolehan laba bersih yang naik sebesar Rp 126 miliar atau tumbuh sebesar 8,0% year on year (yoy).

“Atas pencapaian ini pertumbuhan Bank BJB mampu tumbuh di atas rata-rata industri perbankan nasional maupun pertumbuhan di kelompok Bank Pembangunan Daerah yang pertumbuhannya sebesar 5,64 persen,” katanya. (ismet)