Resmikan Kampung Agrinex, Sandiaga Uno Fokus Genjot Wisata KEK Tanjung Lesung

238
(kiri-kanan) Owner Kampung Agrinex Ecopark Rifda Ammarina dan Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga S. Uno meninjau lokasi wisata Kampung Agrinex Ecopark di Cikeusik, Rabu (22/12). Foto/Raden/ekbisbanten.com

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga S. Uno meresmikan Kampung Agrinex Ecopark di Kecamatan Cikeusik Pandeglang, Rabu (22/12) sore.

“Ada arahan dari bapak Presiden pada saat peresmian seksi jalan tol menuju Panimbang kepada Kemenkraf untuk meninjau Tanjung Lesung, dan ini disiapkan sebagai salah satu nanti daya tarik wisata dan sentra ekonomi kreatif sehingga nanti jalan tol sudah siap ini bisa jadi salah satu ekosistem (industri pariwisata),” kata Sandiaga dalam sambutan nya, Rabu (22/12).

Sandi juga menuturkan, pembangunan Agrinex akan memberikan dampak positif terhadap pembukaan lapangan kerja disamping ada pembangunan jalan tol baru.

“Tol Serang-panimbang ini akan berdampak terhadap ekonomi, Agrinex ini merupakan solusi untuk membuka lapangan kerja melalui bibit dan produk pangan yang ada disini,” imbuh Sandiaga.

Masih kata Sandi, Agrinex juga dinilai efektif untuk memberikan dukungan terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang saat ini menjadi fokus pemerintah dalam pembangunan industri pariwisata.

“Ide baru ini adalah yang telah terbukti, bukan pertama kali saja. Di jepang di Korea sudah ada dan ini pengalaman saya dengan adanya jalan tol bukan hanya KEK yang tersentuh tapi wilayah sekitarnya juga,” ucap Sandi.

Owner Kampung Agrinex Ecopark Rifda Ammarina mengatakan, area wisata alam seluas 27 hektar ini akan mengoptimalkan kesuburan lahan dengan memanfaatkan sampah organik dari masyarakat.

“Sampah bekas makan buah akan kembali ke tanah, daun yang gugur tidak pernah disapu untuk humus kesuburan tanah nantinya,”ujar Rifda.

Selain itu, Agrinex saat ini sudah memproduksi 80 persen dari seluruh jenis yang ditanaman buah yang di lokasi tersebut.

“Ada 57 jenis buah dari selurih Indonesia, kawasan ini akan kita bangun menjadi tiga bagian yakni edupark, garden shop, dan urban farming center. Selain itu kita juga menyiapkan tempat menginap bagi pengunjung cukup dengan membayar Rp250 ribu permalam sudah dapat fasilitas makan juga untuk dua orang,” tutup Rifda.

Sebagai informasi, dalam agenda peresmian tersebut turut hadir Bupati Pandeglang Irna Narulita, Direktur PT Banten West Java Tourism Development (KEK Tanjung Lesung) Poernomo Siswoprasetijo Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang TB Udi Juhdi, dan DPR RI Dapil Pandeglang Lebak Ali Jamroni. **