Resmi Jadi Kader Partai Demokrat Cilegon, Mameu Yai Uyat Digadang-gadang Bakal Nyaleg

36
Mameu Yai Uyat (mengenakan peci hitam) bergandengan tangan dengan Rahmatullah (mengenakan kaca mata) saat peresmian di Griye Seni Memeu Yai, Senin (18/10/2021) (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Uyat Novayatno resmi menjadi kader Partai Demokrat Cilegon. Peresmiannya tersebut langsung dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Cilegon Rahmatullah beserta rombongan di Griye Seni Mameu Yai di Lingkungan Jerang Barat, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Keputusannya bergabung di partai berlogo mercy tersebut belakangan diketahui dirinya digadang-gadang akan dicalonkan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 nanti.

Diceritakan, salah satu pelaku seni budaya Ubrug (teater tradisional) di Kota Cilegon tersebut telah mendapat tawaran untuk bergabung ke partai politik sejak 2014 silam. Namun hal itu tidak ia terima lantaran tidak mendapat izin dari istri dan keluarga besarnya.

“Sekarang tahun 2021 ngobrol-ngobrol ringan dengan Pak Ketua, udah Meu nyalon katanya. Terus pulang ngobrol sama istri, saya ditunjuk Ketua, mau dilamar jadi anu, terus kata istri yasudah lah Pak kayanya sudah waktunya,” kata pria yang akrab dipanggil Mameu Yai Uyat kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Mameu Yai Uyat menyampaikan, dengan bergabungnya ke partai politik dirinya tidak hanya berencana membesarkan partainya saja, melainkan akan turut membesarkan masyarakat Kota Cilegon.

“Rencananya bukan cuma Partai Demokrat yang ingin saya besarkan, semua masyarakat Cilegon. Kalau cuma besarin partai buat apa, semua yang bener itu,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Demokrat Cilegon Rahmatullah mengatakan dengan motto partainya ‘Demokrat Berkoaliasi Dengan Rakyat’, pihaknya merasa perlu mengajak seluruh elemen yang ada di masyarakat, termasuk seniman dan budayawan untuk bergabung ke Partai Demokrat.

“Kalau orang Seniman, budayawan saja seperti Mameu Yai Uyat ini mau bergabung kenapa elemen-elemen masyarakat lainnya gak mau bergabung. Apalagi motto partai Demokrat ini Demokrat berkoalisi dengan rakyat,” katanya.

“Dengan nama besar dan banyaknya followers Mameu Yai ini dan dengan keikhlasan beliau sebagai putra daerah yang kayanya sudah panggilan jiwa bahwa ini sudah waktunya, kapan lagi mau tampil di Kota Cilegon,” tambahnya.

Rahmatullah berharap dengan bergabungnya Mameu Yai Uyat ke Partai Demokrat dapat membuktikan bahwa seniman pun mampu berpolitik di Kota Cilegon.

“Mudah mudahan seperti Mameu Yai Uyat yang followernya, keluarga besar dan timnya udah banyak, otomatis mulai hari ini sudah bisa ketika bicara dengan kolega di seni budayanya beliau sudah makai jaz partai demokrat, otomatis bahasannya sudah merambah ke arena perpolitikan di kota cilegon,” harapnya.

Di akhir pembicaraan, Rahmatullah juga sedikit berkelakar saat mengomentari tampilan Mameu Yai Uyat yang notabene berambut panjang.

“Tampilannya begini saja, apa adanya. Jangan dicukur cukur khawatir kesaktiannya hilang, jadi masing masing orang punya ciri khas masing masing, menjadi daya tarik pengikutnya,” tutupnya. **