Realisasi Anggaran PEN di Banten Hingga November 2020 Sudah Rp7,68 Triliun

43
Foto: Raden Warna / Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah pusat mengklaim penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasioan (PEN) hingga November 2020 di Provinsi Banten sudah mencapai 81,4 persen atau sekitar Rp7,68 triliun.

Rinciannya, untuk klaster program pembiayaan Rp153,92 miliar dengan total 35,683 debitur, dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp2,93 triliun untuk 73.806 debitur.

“Sedangkan untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di klaster program belanja pemerintah, telah terealisasi sebesar Rp0,17 triliun untuk 323.855 debitur dan Rp0,73 triliun untuk 305.714 pelaku usaha mikro,” kata Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Jon Erizal saat kunjungan kerja dalam rangka pengawasan dukungan Pemerintah kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada masa Pandemi Covid-19, di Kantor Wilayah Direktorat Jerndral Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Banten, Jumat (27/11)

Dikatakan Jon, untuk program bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) bagi penerima manfaat yang berhak memperoleh bantuan sebesar Rp2,4 juta akan disalurkan dalam satu kali transfer langsung ke rekening peneriman.

“Calon penerima manfaat BPUM dapat diusulkan oleh Dinas KUKM, Koperasi, Kementerian/Lembaga, perbankan dan lembaga pembiayaan, BUMN, serta Badan Layanan Umum (BLU),” ujar Jon

Ia mencatat, sampai dengan 23 November 2020, BPUM telah tersalurkan kepada 9.742.540 penerima manfaat atau sebanyak 81,2 persen dari target 12 juta pelaku usaha mikro.

“Realisasi penyaluran BPUM Banten telah mencapai Rp730 miliar atau setara dengan 3,14 persen dari penyaluran nasional yaitu sebesar Rp23,38 Triliun,” katanya.

(Raden)