Razan Aqiqah Menuai Berkah Di Tengah Pandemi

437
Owner Razan Aqiqah Ali Nurhasan. (Foto: Istimewa)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Wabah pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia tak selamanya berdampak negatif. Ada juga beberapa sektor usaha dan jasa yang menuai keberkahan akibat wabah dari Wuhan, Tiongkok tersebut. Mulai dari bidang telekomunikasi, kesehatan dan e-commerce serta jasa pengadaan hewan dan katering aqiqah di Kota Cilegon, Banten.

Inilah yang diakui Owner Razan Aqiqah Ali Nurhasan kepada wartawan Ekbisbanten.com, Sabtu (28/11) kemarin. Menurut mantan Branch Manager Rumah Cilegon ini, selama masa pandemi permintaan hewan kambing dan katering aqiqah miliknya naik dua kali lipat.

“Alhamdulillah pandemi ini membawa berkah buat Razan Aqiqah,” kata ujar Ali Nurhasan.

Ia mengatakan, sebelum ada pandemi pemesanan hewan aqiqah melalui Razan Aqiqah hanya berkisar 48-50 ekor kambing/bulan.

“Atau paling tinggi itu 60 ekor kambing/bulan. Tapi selama pandemi ini justru paling minimal (sepi) itu 80 ekor kambing dan paling tinggi diangka 120 ekor kambing. Jadi naiknya dua kali lipat,” jelas Ali.

Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah diakui Ali menjadi salah satu pendorong bisnisnya menui cuan. Sebab menurut dia, mengaqiqahkan anak merupakan salah satu sunah muakad bagi setiap orang tua.

“Pada masa pandemi ini kan orang dilarang berkumpul, sedangkan aqiqah ini sunah muakad yang harus dilaksanakan, makanya Razan Aqiqah memberikan pelayanan cukup di depan rumah. Cukup sms atau whatshapp nanti paket hewan aqiqah diantar sampai depan rumah termasuk bayarnya juga,” katanya.

“Jadi kita memberikan kemudahan bagi orang tua yang ingin mengaqiqahkan putra/i tidak perlu khawatir dan bingung menggelar aqiqah di tengah pandemi. Karena kalau di sana tidak bisa bikin acara, Razan Aqiqah juga memberikan saran untuk penyalurannya ke panti asuhan atau yayasan. Sehingga sunah muakad bagi orang tua tetap terlaksana,” sambung Ali.

Selain memberikan kemudahan dalam pemesanan lanjut Ali, Razan Aqiqah menyediakan layanan fast respon selama 24 jam dan pengiriman gratis ke rumah konsumen khusus untuk wilayah Cilegon. Namun untuk daerah seperti Pandeglang, Lebak dan Tangerang, ongkos kirim disesuaikan dengan kesepakatan atau kemampuan pemesan.

“Iya jadi untuk di Razan Aqiqah kami memberikan servis layanan 24 jam. Baik itu untuk pemesanan kambingnya saja atau termasuk dengan nasi boks. Bahkan kalau masyarakat Cilegon itu kan banyak yang ingin masak sendiri dan ingin dikirim jam dua melem, maka langsung kita kirim jam segitu dengan disesuaikan sohibul hajat ingin masak jam berapa,” katanya.

Tak hanya datang dari wilayah Cilegon tambah Ali, pemesanan paket aqiqah juga banyak datang dari wilayah Serang, Pandeglang, Lebak hingga Tangerang.

“Untuk capaian pemesanan paling banyak itu dari perumahan komplek-komplek baru. Dan kebanyakan yang melakukan pemesanan itu mereka yang sebelumnya sudah pesan di Razan Aqiqah. Karena Razan Aqiqah ini hingga kini sudah memasuki tahun keempat,” katanya.

Soal harga, paket aqiqah yang ditawarkan Razan Aqiqah dibanderol mulai dari Rp2juta hingga Rp3,7 jutaan tergantung paket yang dipilih.

“Untuk paket yang kami tawarkan itu paling murah Rp2 juta masih sama dengan harga sebelumnya. Jadi untuk harga kita tidak merubah-rubah (naik) walaupun harga kambing sudah naik. Karena kami mencoba agar harga tetap stabil terlebih dahulu. Karena tujuannya saya itu ingin membuka pangsa pasar. Terlebih sebagai pemain baru tentu berbeda dengan senior-senior yang sudah lebih dahulu ada,” tutup Ali. (ismet)