Ratusan Mahasiswa STKIP Pandeglang Antusias Ikuti Sosialisasi Jasa Raharja

21
BIDIK MAHASISWA: Kasie Paur STNK Polda Banten AKP Pol. Riska, Kasubsie Pajak Daerah Ade Ikbal, dan Kasubag SW dan Humas Jasa Raharja Cabang Banten Romy Agus Widjaja saat memberikan penyuluhan kepada ratusan mahasiswa STKIP dan STAI Babunnajah Pandeglang, Rabu (24/11). (FOTO: ISTIMEWA)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Ratusan mahasiswa STKIP Pandeglang antusias mengikuti gelaran sosialisasi pajak daerah, Rabu (24/11).

Acara yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja Cabang Banten berkolaborasi dengan Dirlantas Polda Banten dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten bertujuan untuk membangun kesadaran pajak kepada mahasiswa sebelum lulus kuliah dan memasuki dunia kerja.

Turut hadir sebagai narasumber Kasie Paur STNK Polda Banten AKP Pol. Riska, Kasubsie Pajak Daerah Ade Ikbal, dan Kasubag SW dan Humas Jasa Raharja Cabang Banten Romy Agus Widjaja.

Kabagops PT Jasa Raharja Cabang Banten Benyamin Bob Panjaitan mengatakan, selain menyampaikan manfaat sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ), para peserta sosialisasj diberikan pemahaman pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin membangun kesadaran mahasiswa membayar pajak daerah, khususnya pajak kendaraan bermotor. Alhamdulillah kemarin kami juga sudah melakukan sosialisasi ke beberapa kampus dan sekolah,” ujar Benyamin Bob Panjaitan.

Selain itu, sosialisasi kali ini bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa terkait terkait manfaat SWDKLLJ yang dibayarkan selurh wajib pajak saat membayar pajak kendaraan bermotor.

“Agar mahasiswa juga mengetahui bagaiamana cara mengurus santunan kecelakaan lalulintas,” katanya.

Lanjut Benyamin, selain menyasar mahasiswa, sosialisasi pajak daerah yang rutin digelar tersebut guna mengenalkan lebih dekat peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Karena tidak semua mahasiswa mengetahui Jasa Raharja sebagai lembaga pembayar dana santunan korban kecelakaan lalulintas. Harapan kami, setelah mereka teredukasi mengetahui bagaimana prosedur pengurusan klaim santunan ke Jasa Raharja,” katanya. (ismet)