Ratu Ati Marliati Resmi Jadi Wakil Walikota Cilegon

37

Serang, Ekbisbanten.com – Ratu Ati Marliati resmi dilantik menjadi Wakil Walikota Cilegon dengan sisa Masa Jabatan 2016 hingga 2021, Ratu Ati dilantik oleh Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (31/7).

Wakil Walikota Ratu Ati Marliati mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada komponen masyarakat Kota Cilegon yang telah mendoakannya sehingga prosesi pelantikan ini berjalan dengan lancar.

Sebagai tugas jangka pendek, ia akan dengan sekuat tenaga mendampingi Walikota untuk menyelesaikan target-target yang belum tercapai.

“Kebersihan, keindahan dan mempercantik Kota Cilegon tentu akan menjadi prioritas yang utama,” kata Ratu Ati Marliati.

Dikesempatan yang sama Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan, agar Wakil Walikota mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi khususnya dalam pembenahan perbatasan dan pintu masuk tol serta keindahan dan kebersihan kota.

“Segera membenahi perbatasan dan pintu masuk tol, Agar begitu memasuki kota Cilegon, wajah kotanya secantik ibu wakil walikotanya,” ujar Wahidin Halim.

Wahidin Halim meminta agar Kota Cilegon dapat dirawat kebersihan dan keindahannya. Karena, kehadiran kota ditandai dengan seberapa bersih dan indahnya kawasan ditengah padatnya jumlah penduduk.

“Disanalah pemerintah harus hadir, disamping permasalahan-permasalahan lain yang kerap muncul di wilayah perkotaan,”tuturnya

Perlu diketahui pelantikan Wakil Walikota Cilegon didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Nomor 132.36-2922
Tahun 2019 Tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wakil Walikota Cilegon sisa masa jabatan 2016 hingga 2021.

Gubernur mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan mengatur tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab memelihara, tanggung jawab menyelamatkan pancasila dan UUD45 serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.

“Selamat telah dilantik dan segera lakukan koordinasi bahwa pembangunan yang ada di Cilegon harus berproses dan dilakukan secara bersama-sama,” Ujar Wahidin. (Fikram)